Jumat, Maret 20, 2026
HomeBerita PropertiTangerang Akan Perbesar Anggaran Perumahannya

Tangerang Akan Perbesar Anggaran Perumahannya

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengapresiasi bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) yang membangun 50 unit rumah instan sederhana sehat (RISHA) di Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Tangerang, Banten. Ini merupakan sinergi pemerintah pusat dan daerah untuk menyediakan hunian layak sekaligus menata kawasan kumuh.

Ilustrasi
Ilustrasi

Menurut Zaki, wilayahnya sempat memiliki program unggulan di bidang perumahan yang disebut Program Gebrak Pak Kumis atau Program Gerakan Bersama Rakyat Atasi Pemukiman Padat, Kumuh, dan Miskin. “Program ini jadi proyek percontohan nasional untuk diterapkan di wilayah lain. Bahkan LSM internasional juga banyak yang ikut mengawasi program ini agar pelaksanaannya lebih baik,” ujarnya saat groundbreaking pembangunan 50 unit RISHA, Kamis (12/5).

Zaki  menyatakan teknologi RISHA dari Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kemenpupera bisa menjadi solusi pembangunan perumahan. Dalam kesempatan itu Zaki berjanji akan mengalokasikan anggaran lebih besar untuk program perumahan dengan memaksimalkan produk RISHA. Tangerang masih membutuhkan rumah layak huni cukup besar khususnya untuk keluarga miskin. Bantuan 50 unit rumah dari pemerintah pusat ini diharapkannya bisa menjadi stimulus untuk program perumahan yang lebih besar dan bisa dilakukan di banyak tempat.

“Di Kecamatan Mauk ada 600 KK membutuhkan rumah layak huni.  Kami berharap pemerintah pusat melalui Kemenpupera bisa menambah jumlah bantuannya sehingga lebih banyak warga yang akan meningkat kesejahteraannya. Kami sendiri akan terus meningkatkan alokasi anggaran untuk bidang perumahan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Likuiditas di Pasar Diupayakan Tetap Longgar

Meskipun situasi ekonomi menghadapi ketidakpastian baru menyusul perang di...

Siap-Siap Menghadapi Pemburukan Ekonomi

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan perang di...

Kadin Paparkan 3 Hal Supaya Ekonomi Bertahan di Tengah Konflik Timur Tengah

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi DKI Jakarta menggelar...

Rupiah Tembus Rp17.000, BI Belum Berani Turunkan BI Rate

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus melemah dalam...

Berita Terkini