Rabu, Maret 18, 2026
HomeApartmentTangsel Dikeroyok Banyak Pengembang, Ini Sebabnya

Tangsel Dikeroyok Banyak Pengembang, Ini Sebabnya

Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, menjadi tempat perburuan para pengembang. Lokasinya yang cukup dekat dengan Jakarta Selatan dan akses bagus melalui jalan tol dan kereta komuter, menjadi salah satu alas an pengembang mengincar kawasan ini. Properti yang dikembangkan komplit: perumahan, apartemen, perkantoran, hotel, mal, dan properti komersial lainnya.

Properti komersial tumbuh pesat di Serpong, Tangsel
Properti komersial tumbuh pesat di Serpong, Tangsel

“Dibandingkan kota-kota baru lainnya di Indonesia, Tangsel itu  paling baik dan  lengkap pengembangan infrastukturnya. Hingga sekarang kontinuitas pengembangan proyek infrastruktur terus terjaga. Tidak heran kalau Tangsel dikeroyok banyak investor,” ujar Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie,  kepada housing-estate.com usai peresmian pembangunan apartemen Kingland Avenue di Serpong, Banten, Rabu (3/5).

Selain itu potensi demografisnya mendukung dengan populasi 1,4 juta jiwa. Mayoritas kalangan kelas menengah urban usia produktif  dan punya daya beli tinggi.  Potensi tersebut terlihat dari pertumbuhan ekonomi Tangsel yang cukup tinggi 7 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan nasional.

Selesainya sejumlah proyek infrastruktur yang terkoneksi dengan wilayah Tangsel membuat kawasan ini semakin mudah diakses dari berbagai wilayah Jabodetabek. Ke Bandara Soekarno Hatta dapat diakses melalui Serpong, tol Jakarta-Tangerang, tol JORR W2 sebelum masul tol Bandara. Bisa juga melalui Ciputat, gerbang tol Pondok Pinang, JORR W2, tol bandara. Kelak aksesnya semakin komplit apabila proyek jalan tol Balaraja-Serpong yang tersambung dengan jalan tol Jakarta-Serpong terwujud.

“Dengan infrastruktur yang terus dibangun pengembangan proyek-proyek properti akan tambah banyak di Tangsel terutama apartemen. Sektor properti juga memberi kontribusi terbesar (30%) APBD Tangsel yang totalnya sebesar Rp11 triliun,” imbuhnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Kinerja Bank BJB Solid Dengan Total Aset Capai Lebih Rp221 Triliun

Kinerja keuangan bank bjb sepanjang tahun buku 2025 menunjukkan...

Konflik Timur Tengah, RI Berpotensi Kehilangan 5.500 Wisman dan Devisa Rp184,8 Miliar Per Hari

Sektor pariwisata telah membuktikan perannya sebagai mesin pertumbuhan ekonomi...

Presiden: Pemerintah Berupaya Menjaga Defisit APBN Tidak Bertambah

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan jajaran kabinetnya agar mewaspadai dinamika...

Jumlah Pemudik Lebaran 2026 Diperkirakan Menurun

Pemerintah terus menyempurnakan penyelenggaraan arus mudik dan balik Idulfitri...

Berita Terkini