HousingEstate, Jakarta - Di wilayah di sekitar Jakarta (Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi atau Bodetabek) yang masih cukup mudah diakses sudah sulit mencari rumah seharga Rp500– 900 jutaan per unit. Tapi, di kawasan Cilangkap, Jakarta Timur, yang dekat dengan jalan tol JORR Pondok Pinang-Taman Mini–Cikunir, busway Kampung Rambutan–Kampung Melayu dan jalur kereta ringan (LRT) Cawang–Cibubur yang sedang dibangun, masih ada yang menawarkan rumah seken seharga mulai dari Rp500 jutaan.

Dwi Rejeki, salah satu broker properti Pandawa yang menggarap pasar properti di kawasan, menyatakan hal itu kepada housing-estate.com akhir pekan lalu. “Jadi ini kesempatan bagi pekerja bisa punya rumah di Jakarta yang akan menghemat ongkos transportasi dibandingkan membeli di wilayah pinggiran. Sudah sangat sulit di lokasi lain di Jakarta mendapatkan rumah Rp500 jutaan,” katanya.

Beberapa contohnya adalah rumah seken tipe 50/78 di Jalan Malaka seharga Rp550 juta. Ada juga di Jalan SD Lama, Cilangkap, tipe 45/84 seharga Rp599 juta. Kondisi rumahnya juga disebut masih cukup baik dengan desain bergaya modern minimalis, siap huni dengan jalan lingkungannya bisa dilalui dua mobil.

Yang bujetnya agak lebih tinggi bisa memilih lokasi yang lebih strategis. Misalnya di Jalan Waru, hanya 50 meter dari jalan utama Jalan Raya Cilangkap. Di sini ditawarkan rumah tipe 100/75 seharga Rp750 juta. Semua harga itu baru harga penawaran alias masih bisa ditawar walaupun turunnya tidak akan banyak.

“Sebagai alternatif saya juga punya listing kaveling di Jalan Bambu Ulum, Bambu Apus, lokasinya lebih premium dibandingkan Cilangkap. Ukurannya 127 m2 seharga Rp726 juta. Jadi, bisa nabung tanah dulu, nanti dibangunnya belakangan,” ujarnya.