HousingEstate, Jakarta - Harvest City (1.350 ha) menyiapkan lahan 21 ha untuk memperlancar akses dari gerbang pertama perumahan di Jalan Raya Cileungsi–Transyogi (Kabupaten Bogor-Jawa Barat) ke gerbang kedua di Jalan Setu Sari (Bekasi, Jawa Barat), tidak jauh dari bakal gerbang tol Setu di jalan tol JORR Cimanggis (tol Jagorawi)–Cibitung (tol Jakarta–Cikampek) yang saat ini sedang dibangun. Jalan sepanjang kurang lebih 7 km itu dirancang selebar 30 meter. Bulevar atau jalan utama perumahan itu nanti juga akan dihubungkan dengan kawasan industri MM2100 (2.700 ha) dekat gerbang tol Cibitung, Bekasi, yang menampung ratusan ribu pekerja termasuk pekerja asing.

Engineering Planning & Design Manager Harvest City Istiaji mengatakan, akses menuju MM2100 nantinya melalui bulevar utama Harvest City terus ke Jl Setu Setusari-Jl Setu Cisaat-Jl WR Supratman, Cikedokan, Bekasi. “Dengan akses jalan itu penghuni dan masyarakat umum di Cileungsi dan sekitarnya tidak harus lewat Jl Transyogi (Jl Alternatif Cibubur) yang macet ke Bekasi dan Jakarta (lewat jalan tol atau non tol), tapi bisa melalui bulevar Harvest City terus ke jalan tol JORR 2 itu atau ke jalan tembus ke MM2100 itu,” katanya housing-estate.com di Harvest City, Minggu (29/10/2017).

Selain itu Harvest City juga akan membuat konektifitas dengan perumahan besar lain di Jl Raya Cileungsi-Transyogi seperti Metland Transyogi (130 ha) dan CitraLand Cibubur (220 ha). “Kami nggak mau tertutup. Makin banyak akses dan konektifitas, makin baik bagi pengembangan sebuah kota baru. BSD City (6.000 ha) di Serpong, Tangerang Selatan-Banten, bisa lebih hidup karena kawasannya konek dengan (perumahan berskala kota lain di dekatnya seperti) Summarecon Serpong (800 ha), Paramount Land (800 ha) dan Alam Sutera (900 ha). Jadi, majunya bisa sama-sama. November sudah bisa trial (akses itu),” kata CEO Harvest City Henry Nurhalim.

Multiakses ditambah fasilitas hunian yang terus dilengkapi akan mendongkrak nilai lahan di kawasan. Ia mencontohkan, rumah subisidi yang dipasarkan tahun 2009 seharga Rp70 jutaan per unit, saat ini harga sekennya sudah Rp300 jutaan. Ada juga rumah satu lantai harga Rp400 jutaan yang dibeli pada 2011, kini bila dijual kembali dua kali lipat. “BSD City dibangun sejak 1994 dan sekarang sudah jadi kotanya. Kami baru delapan tahun sudah dihuni 3.000 kepala keluarga,” tambahnya.

Saat ini Harvest City memasarkan rumah 1-2 lantai di klaster Sakura Daisuki, Sakura Emiko dan Sweet Alba seharga Rp250-400 jutaan per unit. Perumahan menyediakan bus JR Connexion dari Harvest City menuju Jakarta (kawasan Komdak dan Blok M) pp, yang beroperasi dari jam 5 pagi hingga 9 malam. “Hanya Rp15 ribu sudah bisa sampai pusat Jakarta. Busnya ber-AC dan dilengkapi WiFi. Nyaman banget,” jelas pria 63 tahun yang pernah bergabung dengan Ciputra Group selama 30 tahun itu.