HousingEstate, Jakarta - Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) cabang DKI Jakarta kembali akan menggelar Penghargaan IAI Jakarta 2018 yang dijadwalkan pada Maret 2018. Kegiatan ini penyelenggaraan yang keenam setelah IAI Jakarta Awards digelar April 2017 lalu. Penghargaan bertujuan untuk mengapresiasi hasil karya arsitek profesional dan memberikan inspirasi bagi sesama rekan profesional, sekaligus melanjutkan tradisi baik yang telah dimulai sejak tahun 2006.  Pada 31 Oktober  2017 – 18 Januari 2018 IAI Jakarta membuka pemasukan karya bagi seluruh arsitek anggota IAI di seluruh Indonesia. Selanjutnya karya yang masuk diseleksi dalam penjurian dua tahap.

Karya yang boleh diikutsertakan dibatasi bangunan yang berada di wilayah DKI Jakarta dan sudah dipakai minimal selama satu tahun.  Penghargaan kali ini difokuskan pada solusi dan pemikiran arsitektur terhadap peningkatan kualitas hidup manusia secara individu maupun bersama dalam konteks kota. Kualitas hidup manusia secara langsung dibentuk oleh elemen fisik dan non fisik yang harus bisa menanggapi tantangan kontemporer dari dimensi sosial, budaya, ekonomi dan lingkungan. Penghargaan dibagi dua jenis yakni, anugerah dan apresiasi. Anugerah terbagi untuk  kategori bangungan hunian, bangunan usaha/komersial, bangunan publik/sosial budaya, bangunan konservasi, intervensi perkotaan, bangunan fasilitas khusus  dan tokoh arsitektur.

Kategori terbaru yang ditambahkan sejak tiga tahun terakhir yakni, apresiasi untuk  pemikiran arsitektur, penulisan arsitektur, pameran arsitektur, jasa&mitra, serta program&media. Setiap pemenang utama dari setiap kategori anugerah secara otomatis akan mendapatkan peredikat sebagai duta IAI Jakarta 2018 dan akan terlibat dalam berbagai aktivitas strategis IAI Jakarta di tahun 2018. “Ide duta ini juga termasuk untuk menjawab kebutuhan bagi media yang memerlukan narasumber dari bidang arsitektur secara spesifik sesuai keahlian apakah arsitek hunian, bangunan komersial, bangunan publik, bangunan konservasi hingga perkotaan,” ujar Stevanus J. Manahampi, Ketua IAI DKI Jakarta kepada pers pada peluncuran penghargaan IAI Jakarta 2018 di Jakarta Design Center, Senin (30/10).

Ia berharap media semakin marak memberitakan karya-karya arsitektur dengan baik dan benar agar masyarakat dapat lebih apresiatif dan juga arsitek lain dapat terinspirasi. “Kalau semakin sedikit media yang memberitakan tentang arsitektur berarti arsitektur itu sendiri tidak semakin menarik,” imbuhnya.

Penjurian tahap pertama direncanakan pada 1 Februari 2018 dilanjutkan penjurian tahap kedua berupa presentasi terbuka dan pengumuman pemenang dijadwalkan pada Maret 2018. Selain mendaftarkan diri, arsitek lain dan orang umum juga dapat melakukan rekomendasi  bangunan yang layak diikutsertakan dalam penghargaan IAI Jakarta 2018 ini dengan cara mengunggah foto bangunan di Jakarta dalam akun instagram dengan hashtag #PenghargaanIAIJakarta2018 dan menyertakan badge REKOMENDASI dari panitia. Khusus metode ini ditutup sampai 20 Desember 2017.