HousingEstate, Jakarta - Beli rumahnya gampang, cukup bayar Rp2 juta saja. Angsuran KPR hanya Rp800 ribuan per bulan
Perumahan Grand Riscon Darmaga dikembangkan oleh PT Riscon Victory di Jl Raya Leuwiliang, sekitar 10 km dari Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) di kawasan Dramaga, atau kurang lebih 15 km dari Istana Bogor di area Kebun Raya Bogor. Prospeknya sangat baik jika dikaitkan dengan rencana pemerintah yang akan membentuk Kabupaten Bogor Barat sebagai upaya pemekaran Kabupaten Bogor.

Wilayah di sisi barat Bogor ini diproyeksikan akan cepat berkembang karena semakin mudah diakses dari Jakarta menyusul dibangunnya tol Antasari (Jakarta Selatan)-Depok-Bogor yang akan terkoneksi dengan tol Bogor Outer Ring Road (BORR) yang membentang dari Sentul Selatan-Kedung Badak-Yasmin-Salabenda Junction. Menurut Presiden Joko Widodo, seperti dilansir di berbagai media massa, jika kedua tol ini sudah terkoneksi nanti akan berperan menjadi akses tol alternative Jakarta-Bogor selain Jagorawi.

Progress pembangunan Grand Riscon Darmaga

Dari tol BORR ke Leuwiliang dapat diakses melalui dua rute, yaitu exit Yasmin-terminal Bubulak-Dramaga-Leuwiliang, atau exit Cibadak-Jl Letkol Atang Sanjaya-Ciampea-Leuwiliang. Selain itu Leuwiliyang juga tidak seberapa jauh dari area pengembangan kota mandiri BSD City di Tangerang Selatan-Banten, melalui Rumpin dan Gunung Sindur. Jika Kabupaten Bogor Barat terbentuk semua akses tersebut kemungkinan besar akan ditingkatkan, baik status maupun lebar jalannya.

Leuwiliang sendiri sekarang merupakan ibu kota kecamatan paling lengkap fasilitasnya di barat Bogor. Selain memiliki pasar tradisional yang cukup ramai, juga ada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), terminal bus antar kota, sekolah-sekolah negeri dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah lanjutan atas, bahkan ke Kampus IPB pun hanya sekitar 20 menit.

Nah, lokasi Grand Riscon Darmaga hanya beberapa ratus meter dari pasar, RSUD, sekolah, dan terminal itu. Arealnya di perbukitan dengan lingkungan yang hijau, udaranya segar, dan view menawan ke arah kota Bogor. Cocok untuk tempat tinggal.

Luasnya 100 ha lebih
Menurut Makhmur, Direktur PT Riscon Victory, Grand Riscon Darmaga akan dikembangkan hingga 100 ha lebih, dan akan menjadi perumahan terbesar dengan fasilitas terlengkap di wilayah barat Bogor. Di dalamnya akan dibangun komplek pertokoan, fasilitas olah raga, sarana pendidikan, taman bermain anak, masjid, dll.
Pada tahap pertama akan dikembangkan seluas 14 ha. “Untuk sementara yang dipasarkan baru rumah-rumah bersubsidi,” katanya. Rumah tipe 22/60 dijual Rp138 juta, sedangkan tipe 30/60 Rp148,5 juta. Harga tersebut all in, sudah termasuk izin mendirikan bangunan, sambungan listrik, bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB), Akte Jual Beli dan balik nama, serta biaya KPR.

Cara pembayarannya pun sangat mudah. Konsumen cukup bayar booking fee Rp2 juta. Setelah rumah dibangun dan dinyatakan layak huni, konsumen baru melakukan akad kredir dengan Bank BTN. “Konsumen membayar Rp2 juta sudah all in, gak ada bayar apa-apa lagi,” tegasnya. Apalagi konsumen yang usianya di bawah 30 tahun, KPR-nya dapat diangsur hingga 25 tahun dengan cicilan tetap sebesar Rp807 ribu per bulan untuk tipe 22/60, sedangkan untuk tipe 30/60 cicilan per bulan dengan jangka kredit 25 tahun sebesar Rp869 ribu. Jadi Anda yang bergaji baru Rp2,5 juta per bulan pun sudah bisa membeli rumah di sini. Karenanya banyak sekali orang yang sudah membeli rumah di sini. Sejak dipasarkan awal 2018, rata-rata per bulan terjual 20 unit. “Itu dalam kondisi rumah dan jalannya sedang tahap awal pembangunan. Nanti kalau gerbang, jalan masuk, dan rumah-rumahnya sudah ready semua, penjualannya akan jauh lebih besar lagi,” katanya optimis. Adv
Info lebih lanjut, hubungi :021-859 1465

close
GRATIS | Majalah HousingEstate #191 Edisi Juli 2020