HousingEstate, Jakarta - Sejak dilansir awal 2017 hingga sekarang desain-desain rumah The Golden Stone @Serpong yang dikembangkan GNA Marco KSO di Jl Pusdiklat Pemda, Tangerang, ini selalu keren dan kekinian, sesuai dengan selera dan gaya hidup masyarakat kosmopolitan. Fasad-fasad rumahnya bergaya modern, dibalut homogeneous tile bercorak natural, sehingga tampilan rumah tampak lebih mewah. Termasuk rumah contoh terbaru tipe Aurora yang menjadi sampul depan Majalah HosuingEstate edisi Juni 2019 ini.

Menurut Gregorius GunHo, Presdir GNA Marco KSO, rumah kompak seperti tipe Aurora ini cocok untuk hunian keluarga muda yang baru menikah atau sudah punya 1-2 anak. Bangunannya 41 m2 (dua lantai) dengan kaveling 5×10 m, dilengkapi dua kamar tidur masing-masing satu dibawah dan lainnya di atas, satu kamar mandi di bawah tangga, serta ruang dapur mungil di sisi belakang menyambung taman kecil yang dijadikan sebagai area santai terbuka.

Suasana rumah terkesan lapang dan nyaman karena GNA mendesain tipe Aurora ini dengan void setinggi 6 m (dari lantai ke plafon) persis di atas ruang keluarga. “Tidak hanya memberikan kesan luas dan mewah, keberadaan void ini juga berfungsi untuk menambah kenyamanan karena melancarkan sirkulasi udara di dalam rumah,” kata Bernadeta Ratna Niken, Prinsipal GNA Architect, perancang perumahan ini.

Rumah tipe Aurora dikembangkan di klaster Agate, tapi karena sudah sold out kini dikembangkan juga di klaster Diamond dan dijual Rp728,2 juta (tunai keras). Tersedia pula dua tipe yang lebih besar, yaitu tipe Crystal dengan luas bangunan 56 m2 dan kaveling 5×10 m, serta tipe Jade dengan luas bangunan 60 m2 dan kaveling 6×12 m. Masing-masing dipatok Rp896 juta dan Rp1,103 miliar. Selain tunai, developer juga menyediakan cara pembayaran tunai bertahap hingga 60 kali, KPR Expres, atau KPR biasa yang uang mukanya sebesar 5 persen dapat dicicil enam kali.

Golden Specification

Menurut GunHo, dalam mengembangkan perumahan ini pihaknya memakai bahan-bahan bangunan dengan spesifikasi di atas rata-rata. Ia menyebutnya golden specification. Pertama, untuk penutup lantai memakai homogeneous tile (HT) ukuran jumbo, 80 x 80 cm. Namun khusus untuk tipe Aurora dan Crystal memakai HT ukuran 60 x 60 cm untuk menyesuaikan proporsi ruangnya. Kedua, jendela depan memakai frame aluminium warna abu-abu yang mengesankan kemewahan. Ketiga, plafond teras menggunakan fiber semen corak kayu nan alami. Dan, keempat, fasade dipercantik dengan HT pola travertine. “Pola marmer ini merupakan pola marmer elegan dari Italia,” ujar Niken.

Prospektif

The Golden Stone @ Serpong juga unggul dalam konsep. Sesuai site plan luas lahannya yang mencapai 24 ha ini akan dijadikan kawasan terpadu, dimana 9 ha untuk area komersial yang merangkum sejumlah menara apartemen, komplek ruko, dan properti komersial lain. Sedangkan 15 ha lainnya untuk pengembangan perumahan yang dibagi empat klaster dengan jumlah rumah sebanyak 1.200 unit.

Sesuai namanya Golden Stone @ Serpong lokasinya juga berada di kawasan emas, dikelilingi enam kota baru dan sejumlah jalan tol. Tiga kota baru dapat dijangkau hanya dalam 10-15 menit, yaitu Summarecon Serpong, Paramount Land, dan Lippo Karawaci. Sedangkan tiga kota baru lainnya, BSD City, Alam Sutera, dan CitraRaya, sekitar 20 menit. Keenam kota baru tersebut sudah memiliki fasilitas komplit, seperti mal, rumah sakit, pasar modern, komplek pertokoan, sekolah-sekolah unggulan, perguruan tinggi, dll.

Akses jalan dari Jakarta pun sangat baik, yaitu melalui tol Jakarta-Merak exit di Gading Serpong atau Karawaci. Dari kedua pintu tol tersebut ke The Golden Stone @ Serpong tidak jauh, hanya sekitar 10-15 menit. Bahkan jika tol Serpong-Balaraja sudah jadi jaraknya akan lebih dekat lagi. Tol Serpong Balaraja merupakan kelanjutan tol Ulujami-Serpong yang terkoneksi dengan dua jalan tol lingkar luar Jakarta, yaitu tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 1 dan tol JORR 2. “Jadi lokasi kami tidak hanya dikelilingi enam kota baru, tapi ke depan juga mudah diakses melalui banyak jalan tol. Sangat prospektif,” tegas GunHo. Menurut rencana, Jl Raya Legok sebagai akses utama The Golden Stone @ Serpong dari tol Serpong-Balaraja dan Jakarta-Merak, akan dilebarkan pemerintah menjadi RoW 30 m, dan Jl Pusdiklat Pemda menjadi RoW 20 m.

Sambutan konsumen bagus. Di klaster Agate sudah 145 unit rumah yang terjual, seluruhnya sudah dibangun, bahkan sebagian sudah diserah-termakan dan mulai dihuni, sedangkan di klaster Diamond ada 30 unit lebih yang terjual dan mulai dibangun. Di klaster Agate GNA masih memasarkan rumah dua lantai tipe Amethyst 60/60 Rp1,046 miliar, tipe Aquamarine 82/77 Rp1,368 miliaran dan tipe Alexandrite 126/120 Rp2,031 miliaran.

Jadi dengan berbagai keunggulan tersebut The Golden Stone @ Serpong tidak hanya sebagai tempat tinggal yang ideal, tapi juga tempat investasi yang menjanjikan. Adv

kantor pemasaran 021-22226988

close
GRATIS | Majalah HousingEstate #191 Edisi Juli 2020