HousingEstate, Jakarta - Summarecon Bekasi, proyek hunian terpadu dari PT Summarecon Agung Tbk di Kota Bekasi, Jawa Barat, meluncurkan klaster ke-10 bernama Morizen. Kali ini Summarecon membentuk kemitraan joint venture company dengan Sumitomo Forestry Co. Ltd asal Jepang di bawah bendera PT Summa Sinar Fajar untuk mengembangkannya.

Proyek ini merupakan ekspansi pembangunan landed house pertama Sumitomo di Asia Tenggara. Didirikan sejak 1691 di Jepang, Sumitomo Forestry memiliki 110 anak perusahaan dan 29 partners di berbagai negara. Hampir 9223 unit hunian residensial telah dibangun di seluruh belahan dunia, dan setiap produk rumah hasil karya mereka merupakan hunian yang hemat energi berkonsep smart house.

Visinya menciptakan kota yang ramah lingkungan dengan pemanfaatan kayu secara maksimal dan bijaksana. Sumitomo Forestry telah melakukan joint project dengan pengembang properti papan atas, mulai dari Australia, USA, China, Myanmar, Thailand, Hongkong, Vietnam hingga Indonesia.

“Kemitraan jangka panjang dengan Sumitomo Forestry Co., Ltd. ini hadir karena adanya kesamaan visi dalam menciptakan sebuah hunian ramah lingkungan, yang tetap mengedepankan desain yang mewah dan eksklusif,” kata Albert Luhur, Executive Director PT Summarecon Agung Tbk, melalui siaran pers di Jakarta, Senin (5/8/2019).

Morizen dihadirkan sebagai “a new elite society in Summarecon Bekasi” mencakup 165 rumah seharga mulai dari Rp3,1 miliar/unit. Pemasaran perdana pada 10 Agustus mendatang sebanyak 48 unit yang berlokasi dekat danau. Tipe unit (premium, deluxe, standard) Hinoki 9 dan Tsuga 10,  serta (premium dan standard) Kaba 10 dan Sakura 10  Masing-masing tipe rumah dilengkapi 3-4 kamar tidur plus kamar pembantu.

Hunian didesain arsitek Takahiro Fuwa dengan ketinggian plafon mencapai 6 meter (foto: dok. Summarecon)

Arsitektur hunian Morizen menawarkan sentuhan tradisi bangsa Jepang dan timeless design yang didesain oleh arsitek Takahiro Fuwa. Nama Morizen diambil dari bahasa Jepang yang berarti mori (hutan) dan zen dari filosofi kehidupan yang menuntun kita kepada kedamaian, mencintai, dan menghargai alam.

Morizen dirancang sebagai hunian premium tiga lantai di tepi danau yang menawarkan luxurious, peace dan harmony. Konsep balance living dan green environment disajikan melalui ruangan-ruangan yang saling terkoneksi satu dengan yang lain, hingga memberikan pencahayaan dan sirkulasi udara yang lebih baik.

Ketinggian atap living room/dining room yang mencapai enam meter membuat ruangan terasa lebih luas. Apalagi ditambah void dan sliding door multi facet yang berfungsi seperti jendela, memberikan pencahayaan yang maksimal serta memungkinkan penghuni menikmati udara secara alami dari halaman belakang dan samping rumah.