HousingEstate, Jakarta - Perkembangan teknologi informasi (TI) memungkinkan apapun diperdagangkan. Bila memiliki properti menganggur seperti rumah, ruko, apartemen, dan lain-lain, melalui aplikasi PT Real Estate Teknologi dengan brand Rentfix.com, kita bisa menyewakannya. Platform digital itu diklaim akan menjembatani pemilik properti dengan calon penyewa.

Menurut CEO Rentfix.com Effendy Tanuwidjaja, pihaknya fokus pada mid-long term stay untuk properti komersial dan residensial. Hingga saat ini listing Rentfix mulai dari meeting room, ruang perkantoran, ruko, kamar kos, rumah, hingga apartemen.

“Saat ini kami sudah memiliki 1.500 listing untuk properti komersial dan residensial. Yang kami kelola sudah hampir 300 unit. Untuk meeting room sewanya mulai Rp30 ribu per jam hingga perkantoran Rp1 miliar per tahun, atau residensial berupa kamar kos mulai dari Rp500 ribu per bulan, dan unit apartemen mulai dari Rp10 juta per bulan. Kami memungut fee satu persen dari setiap transaksi,” katanya kepada housingestate.com di Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Ada fitur tambahan space manager yang akan mengelola mulai dari listing, proses sewa-menyewa, hingga tawar menawar dengan calon konsumen, dan urusan teknis lainnya dengan memungut tambahan fee sebesar satu persen lagi. Disiapkan juga platform payment hingga digital agreement di dalam website untuk memudahkan pemilik dan calon penyewa bertransaksi.

Belum lama Rentfix menjalin kerja sama dengan PT Adhi Persada Properti (APP) untuk dua proyek apartemen The Padmayana di Jakarta Selatan dan The Conexio di Bekasi, Jawa Barat, yang masih dalam proses pembangunan. “Kami hadir sejak Mei tahun lalu dan rata-rata yang masuk mencapai 15-20 properti setiap bulan. Masih sangat kecil dibandingkan potensi yang ada. Makanya kami juga terus mengembangkan fitur-fitur baru yang makin memudahkan semua pihak bertransaksi,” jelas Effendy.