HousingEstate, Jakarta - Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupr) merilis data capaian program pembangunan sejuta rumah yang merupakan program strategis Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak April 2015. Untuk tahun ini hingga medio Oktober 2019 capaiannya diklaim sudah 1.002.317 unit.

“Semoga capaian yang sudah tembus satu juta unit ini menambah semangat setiap pemangku kepentingan di sektor perumahan baik pengembang, perbankan, pemerintah daerah, maupun masyarakat. Kami optimistis tahun ini realisasinya bisa mencapai 1,25 juta unit karena kami juga masih punya cadangan pembangunan rumah swadaya melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang perumahan,” kata Khalawi Abdul Hamid, Dirjen Penyediaan Perumahan, melalui siaran pers  di Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Ia memastikan program satu juta rumah masih akan menjadi program unggulan Presiden Jokowi. Bahkan program ini akan dilaksanakan dengan berbagai penguatan supaya makin banyak masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang bisa mendapatkan rumah.

Selain KPR bersubsidi dengan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP), program satu juta rumah juga akan didorong dengan program pembangunan perumahan berbasis tabungan (BP2BT), pembangunan perumahan berbasis komunitas (P2BK), hingga dukungan pembiayaan dari program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

Khalawi merinci realisasi pembangunan rumah 1.002.317 unit itu terdiri dari pembangunan oleh Dirjen Penyediaan Perumahan 189.614 unit, kementerian/lembaga lain 10.582 unit, pemerintah daerah 27.358 unit, pengembang 472.203 unit, program tanggung jawab social perusahaan (corporate social responsibility/CSR) 101 unit, dan masyarakat secara swadaya 6.582 unit. Dari jumlah itu, 706.440 unit merupakan rumah MBR, non MBR 292.268 unit, masyarakat umum 3.609 unit.

“Program ini jadi terobosan yang dilakukan pemerintah sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam menyelesaikan masalah kebutuhan perumahan yang sangat besar. Tentu kitia bersyukur sejak program ini dijalankan pada tahun 2015 lalu capaiannya terus meningkat,” kata Khalawi.

close
GRATIS | Majalah HousingEstate #191 Edisi Juli 2020