HousingEstate, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengklaim realisasi  program pembangunan sejuta rumah tahun 2019 lalu mencapai 1.257.825 unit atau melebihi target 1,25 juta unit. Capaian ini terbagi menjadi 945.161 unit berupa rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 312.691 unit non MBR.

“Ini merupakan hasil kerja keras seluruh pemangku kepentingan di bidang perumahan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengembang, perbankan, swasta, sampai masyarakat. Kami mengajak semua stakeholder meneruskan kolaborasi yang baik ini untuk bisa meningkatkan capaian program perumahan tahun ini,” kata Khalawi Abdul Hamid, Dirjen Penyediaan Perumahan Kemenpupera, melalui siara pers di Jakarta, Senin (6/1/2020).

Ia kembali menyebut, program sejuta rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo pada April 2015 ini telah menjadi program unggulan dan menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memenuhi hunian yang layak bagi MBR. Karena itu program sejuta rumah akan terus dilanjutkan mengingat masih banyak masyarakat kebanyakan yang membutuhkan hunian yang layak.

Kementerian PUPR sendiri hingga 31 Desember 2019 membangun 344.014 unit hunian, yang terdiri dari rumah susun 2.161 unit, rumah khusus 1.955 unit, rumah swadaya 235.907 unit, dan rumah yang didukung dana alokasi khusus (DAK) perumahan 103.991 unit. Selain itu sejumlah kementerian, lembaga juga ikut membangun hunian dengan jumlah mencapai 52.176 unit selain pemerintah daerah 26.936 unit, ditambah pembangunan rumah baru oleh masyarakat 7.124 unit, dan peningkatan kualitas rumah 19.427 unit.

Sementara kalangan pengembang perumahan untuk MBR membangun 514.864 unit. Dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) 589 unit, dan rumah yang dibangun MBR sendiri 6.582 unit. Sedangkan rumah untuk kalangan non MBR yang dibangun 126.253 unit dan rumah susun 182.559 unit, ditambah yang dibangun masyarakat non MBR 3.609 unit.

“Realisasi program sejuta rumah sejak dicanangkan akhir April 2015 terus meningkat. Pada tahun 2015 sebanyak 699.770 unit, kemudian 805.169 unit tahun 2016, 904.758 unit tahun 2017, dan 1.132.621 unit tahun 2018. Ditambah realisasi 2019 jumlah rumah yang terbangun sudah mencapai 4.800.170 unit. Kami berharap tahun ini realisasinya minimal sama dengan tahun lalu,” jelas Khalawi.

close
GRATIS | Majalah HousingEstate #190 Edisi Juni 2020