HousingEstate, Jakarta - Sri Pertiwi Rejeki (SPS Group) kembali meraih penghargaan Housing Estate Awards 2019 untuk kategori The Most Favoured Housing Project: Most Subsidized Homes Sales, karena keberhasilannya menjual ribuan unit rumah bersubsidi sepanjang tahun 2019. Penjualan SPS Group untuk rumah bersubsidi belum terkalahkan oleh developer lain, dengan keberhasilan menjual 8.000-an unit sepanjang Januari- September 2019. Capaian itu diraih dari empat proyek yang tengah dikembangkan. Yaitu, Grand Cikarang City 2, Grand Vista Cikarang, Grand Subang Residence, dan Villa Kencana Karawang.

Rachmat Wahyudi,Direktur KeuanganSPS Group

“Yang terbesar penjualan kami di Grand Cikarang City 2, karena proyeknya juga yang paling besar mencapai 360 hektar. Dari Grand Cikarang City 2 saja penjualan kami mencapai 5.000-an unit, rata-rata tipe rumahnya 30/60 seharga Rp158 juta. Di sini kami sudah membangun sebanyak 4.500 unit dan sudah diserah-terimakan 2.000-an unit,” kata Tuti Mugiastuti, General Manager SPS Group.

Ia juga menyebut beberapa faktor yang membuat SPS tetap bisa membukukan penjualan yang sangat baik. Faktor utamanya, track record panjang SPS dalam pengembangan rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), termasuk di era Presiden Jokowi yang melansir Program Pembangunan Sejuta Rumah.

Subsidi skala kota

Selain itu, setiap lokasi pengembangan proyek rumah subsidi SPS Group selalu dilintasi jalan provinsi sehingga sangat strategis. Skala yang luas juga membuat konsep pengembangan kawasannya bisa berskala kota yang secara bertahap bisa dilengkapi fasilitas komplit dengan infrastruktur memadai.

Grand Cikarang City 2 misalnya, lokasinya tersambung dengan jalan provinsi Bekasi- Karawang. Lokasi perumahan juga berseberangan dengan Stasiun Kedunggedeh. Sementara untuk akses tol yang terdekat dengan exit tol Karawang (3 km), Cikarang (9 km), atau Cibitung (12 km) di jalan tol Jakarta-Cikampek. Nantinya di kawasan perumahan akan dibangun waterpark dan berbagai properti komersial lainnya.

“Kami sudah sangat paham konsep dan trik mengembangkan rumah bersubsidi. Salah satunya pengembangannya harus banyak dan cepat. Dengan kiat seperti itu, kami tetap bisa mengembangkan rumah bersubsidi kendati di sekitar kami sudah ada perumahan yang memasarkan rumah seharga di atas Rp500 jutaan,” jelas Tuti.

close
GRATIS | Majalah HousingEstate #191 Edisi Juli 2020