HousingEstate, Jakarta - Pengembang Australia Crown Group mengumumkan pengembangan proyek pertama tahun ini di luar Sydney, Australia. Yaitu, City of Melbourne yang berlokasi di 175 Sturt Street, Southbank, Melbourne. Proyek ini hasil kolaborasi antara Crown Group dan pengembang lama yang berbasis di Melbourne, G3 Projects, yang akan memulai proyek ini pertengahan tahun 2020.

Proyek akan terdiri dari dua menara hunian 16 dan 14 lantai mencakup 152 unit hunian tipe 1-3 kamar tidur. Menara huniannya dikonsep bertema seni untuk menyesuaikan dengan kawasan Southbank yang merupakan jantung kawasan seni dan hiburan di Melbourne. Proyek ini juga akan melengkapi rencana pemerintah negara bagian Victoria mengembangkan kawasan seni dengan investasi mencapai Rp2 triliun.

Menurut Iwan Sunito, Komisaris dan CEO Crown Group, pihaknya melihat perkembangan pasar serta bisnis di Melbourne sangat positif untuk jangka panjang. “Kawasannya memiliki daya tarik untuk pembeli internasional yang banyak mencari properti di wilayah Melbourne. Belum penduduk lokal yang juga tertarik untuk memiliki hunian di kawasan seni dan budaya yang semarak itu,” katanya melalui siaran pers di Jakarta, Selasa (28/1/2020). Iwan merupakan orang Indonesia yang sukses menjadi pengembang di Australia.

Lokasi City of Melbourne berada di sisi timur Southbank. Sangat jarang ada hunian vertikal mid-rise yang lokasinya sangat dekat dengan pusat kota, sehingga cocok bagi keluarga dan profesional muda. Lokasinya merupakan kawasan pinggiran kota namun sudah sangat ramai dengan adanya sekolah-sekolah bagus dan berbagai fasilitas seperti King Domain, Toorak, South Yarra, St. Kilda Road, dan lain sebagainya.

Di sekitarnya juga ada lima institusi pendidikan top: Wesley College, MacRobertson Girls School, Melbourne Grammar, Melbourne Girls Grammar, dan Melbourne High School. Ke jalur transportasi umum hanya dua kilometer dan terdapat tiga halte trem dari CBD (distrik pusat bisnis). Ada zona pejalan kaki yang terhubung ke teater Malthouse, Pusat Seni Kontemporer Australia, dan Konservatorium Musik.

Konsep seni lain juga dihadirkan dengan menyediakan ruang bagi komunitas seni di lantai bawah untuk pameran, instalasi seni, serta pertemuan budaya. Selain itu ada taman di bagian atap gedung sebagaimana yang sudah menjadi ciri khas proyek-proyek Crown Group.

Arsitek Koichi Takada kembali digandeng mendesain proyek. Apartemen dihadirkan dengan dua menara putih melengkung yang mencolok, mewakili awan yang bergerak dan berubah sepanjang waktu seperti penari. Para penghuni juga bisa menikmati fasilitas bergaya resor yang meliputi taman, teater, area bermain anak, gym, kolam renang, juga ada kafe di lantai dasar. Sarana parkirnya bisa menampung 140 mobil dan 40 sepeda di podium empat tingkat.

Pemerintah Victoria menargetkan bisa menarik tambahan 3 juta turis setiap tahunnya untuk dua tahun ke depan ke Melbourne. Di kawasan juga akan berdiri NGV Contemporary yang baru, galeri seni dan desain kontemporer terbesar di Australia. Kawasan ini juga akan menjadi tuan rumah Australian Performing Arts Gallery, dan membangun kembali salah satu landmark Melbourne yang paling terkenal, Arts Centre Melbourne’s Theatre.

“Kami akan memulai proses kontruksi tahun 2021, dan sangat confident bisa menghadirkann proyek hunian terbaik pada waktu terbaik. Saat ini merupakann siklus pasar yang akan memberikan investor potensi keuntungan besar dari peningkatan nilai proyek,” jelas Iwan.