HousingEstate, Jakarta - Dulu Bintaro Jaya pernah berbagi pasar  dengan ‘adiknya’ Graha Raya, karena kedua perumahan di Tangerang Selatan, ini sama-sama dikembangkan oleh PT Jaya Real Property, Tbk (JRP). Bintaro Jaya memasarkan rumah-rumah Rp2 miliar ke atas, sedangkan pasar di bawahnya disuplai oleh Graha Raya. Tapi sekarang ketika pasar rumah Rp2 miliar ke atas lagi lesu, pembagian pasar itu kelihatannya tidak berlaku lagi. Kedua perumahan memasarkan rumah yang harganya  saling berisisan, yaitu di kisaran Rp900 jutaan sampai Rp2 miliaran.

Di Bintaro Jaya rumah harga Rp900 jutaan itu dipasarkan di distrik University Town (U-Town), satu kawasan pengembangan baru  seluas 37 ha di sisi selatan jalan tol Ulujami-Serpong yang di dalamnya ada kampus Universitas Pembangunan Jaya, dan terkoneksi dengan stasiun kereta komuter Jurangmangu serta BX Change Mall.

Rumah paling terjangkau itu mulai dipasarkan tahun lalu. Pertama, klaster U-House  (3 ha). Tipe paling kecilnya 33/60 waktu itu dijual tunai keras Rp814 juta. sedang tipe 41/71 Rp987 juta. Penjualannya sukses besar. Hanya dalam waktu singkat JRP bias meraih omset Rp150 miliar. Kemudian pada pertengahan 2019 disusul klater berikutnya U-Ville dengan luas kurang lebih sama, dan tipe rumah yang juga sama. Terkecil tipe 33/60 dijual mulai Rp900 jutaan. Penjualannya bagus. Karena itu secara kuantintas atau jumlah rumah yang terjual tahun lalu lebih tinggi dari tahun 2018.

Mengawali 2020 JRP kembali memasarkan rumah-rumah harga Rp900 jutaan itu di klaster baru U-Ville 2 seluas 2,1 ha.  Lokasinya masih di U-Town, persis di samping klaster U-Ville 1.    Di klaster U-Ville 2   ini JRP memasarkan rumah sebanyak 161 unit. Terdiri atas rumah satu lantai tipe 33/60 dan 41/72, serta rumah dua lantai tipe 78/72. Masing-masing dijual tunai keras Rp904 juta, Rp1,097 miliar, dan Rp1,422 miliar.

Jika konsumen ingin beli dengan fasilitas KPR, JRP juga memberikan kelonggaran DP 20 persen dapat dicicil 24 kali selama 24 bulan, hanya harganya ada penyesuaian. Misalnya untuk tipe 30/60  menjadi Rp1,047 miliar. Serah terima dijanjikan antara 18-24 bulan sesuai dengan cara bayarnya.