HousingEstate, Jakarta - Kalangan pengembang menjadikan kampus sebagai basis pasar untuk menawarkan produk apartemennya. Paling potensial kampus favorit yang mahasiswanya cukup banyak dan umumnya dari kalangan menengah hingga menengah atas. Jumlah mahasiswanya terus bertambah  karena setiap tahun ada penerimaan mahasiswa baru. Mereka butuh tempat tinggal baik menyewa (kost) atau memiliki.

Tren ini semula berkembang di Depok, Jawa Barat, kemudian Yoyakarta, dan kota pendidikan lainnya, seperti Semarang, Jawa Tengah. Di Semarang dimulai tahun 2016 dengan pembangunan apartemen berkonsep edupartment. Yang disasar mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) yang terletak di Jalan Soedarto, Ngesrep, Tembalang. Saat ini setidaknya ada tiga proyek apartemen yang dipasarkan. Lokasinya sekitar 1-2 km dari kampus, yaitu Cordova Edupartment (655 unit), The Alton Apartment (2.009 unit), dan Apartemen Tamansari Cendekia (1.700 unit). Cordova saat ini mulai diserahterimakan dan The Alton dalam tahap finishing.

Lokman Zaenudin, Marcomm Manager Cordova Edupartment, mengatakan, potensi pasar dari kalangan mahasiswa sangat besar. Sebab, di  Tembalang ada beberapa kampus, selain Undip ada Politeknik Negeri Semarang (Polines) dan Universitas Pandanaran.

“Di Undip ada puluhan ribu mahasiswa dan setiap tahunnya ada 31-33 ribu mahasiswa baru dari berbagai kota di Jawa Tengah bahkan dari Jakarta. Semuanya membutuhkan hunian, orang tua menginginkan anaknya mendapatkan hunian yang baik dan dekat kampus. Makanya kos-kosan menjamur sehingga apartemen seperti ini juga sangat baik untuk investasi,” katanya kepada housingestate.id di Semarang, pekan ini.

Cordova Edupartment menawarkan  tipe studio (25 m2) dan 2 kamar tidur (36 m2) mulai Rp585 juta. Saat ini ditawarkan unit di lantai 9-12. Pengembang memberi jaminan sewa sebesar Rp2,5 juta/bulan selama dua tahun pertama yang akan dibayarkan per tiga bulan. Selain itu konsumen juga gratis biaya pengelolaan apartemennya (service charge) selama tiga tahun.

Saat ini yang siap diserahterimakan sebanyak 100 unit, sementara sisa unit yang belum terjual masih ada sekitar 40 persen. Ada banyak fasilitas khususnya untuk lifestyle mahasiswa yang disediakan di sini. Lokman menyebutkan,  kos-kosan di sekitar kampus Undip tarifnya berkisar Rp2-4 juta/bulan. Tarif Rp4 juta/bulan tersebut kos-kosan eksklusif dan peminatnya cukup banyak.