HousingEstate, Jakarta - Asosiasi perusahaan pengembang Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) wilayah Jawa Tengah, aktif memberikan pelatihan dan berbagai program untuk mendorong anggotanya menjadi pengembang profesional. Himperra Jawa Tengah saat ini memiliki 260 anggota aktif  dengan menggarap 330 proyek di berbagai kota Jawa Tengah.

Menurut Ketua DPD Himperra Jawa Tengah Sugiyatno, anggotanya berasal dari berbagai latar belakang dengan spesialisasi masing-masing. Misalnya dari kalangan kontraktor yang spesialisasinya membangun, dari kalangan perbankan yang ahli  di bidang pendanaan, dan lain-lain. Padahal menjadi developer dituntut untuk menguasasi beberapa keahlian dan pengetahuan. Misalnya legalitas, pendanaan, pembangunan, pajak, hingga pemasaran.

Sugiatno mengatakan, pengurus Himperra Jawa Tengah terdiri pengembang yang sudah berpengalaman mengembangkan proyek perumahan. Untuk itu mereka mau membagi pengetahuan kepada anggotanya. “Tujuannya supaya kami bisa maju dan berkembang dengan baik. Kami sudah siapkan modul, nanti sifatnya short course dan dilakukan secara berkala,” ujar Sugiatno kepada housingestate.id di Kantor Himperra Jawa Tengah, Kamis (12/3).

Modulnya fokus pada tema yang dibutuhkan pengembang secara umum, misalnya bagaimana proses mencari lahan, mengelola proyek, mengatur cashflow,  dan memasarkan proyek. Angkatan pertama akan diikuti 20 orang perwakilan perusahaan pengembang. Pesertanya boleh dari tim teknis, marketing, atau pemiliknya langsung. Selain pelatihan peningkatan kapasitas pengembang, Himperra Jawa Tengah juga menyiapkan paket lengkap tim marketing. Tim ini yang akan memasarkan produk properti dari kalangan pengembang anggota Himpera. Menurut Adi Kristi, Divisi Marketing Himperra, ada beberapa yang bisa dipilih perusahaan pengembang untuk memaksimalkan penjualan produknya. Misalnya pemasarannya ditangani  oleh tim dari Himpera termasuk menyiapkan modul promosinya. “Kalau perusahaannya sudah memiliki marketing inhouse kami bisa memberikan pelatihan hingga merancang produk yang akan dijual. Sampai saat ini sudah belasan proyek yang pemasarannya dipegang Divisi Marketing Himperra,” katanya.