HousingEstate, Jakarta - Kalangan pengembang mengeluarkan berbagai antisipasi terkait pandemi Coronavirus Diseases 2019 (Covid-19) yang telah memukul sektor properti. Kegiatan branding hingga gimmick marketing dengan pola-pola online terus dilakukan agar bisa menggairahkan pasar, termasuk komitmen mereka untuk terus melanjutkan pengembangan proyek-proyeknya guna menjaga kepercayaan para konsumen.

Salah satunya PT Setiawan Dwi Tunggal (SDT) pengembang proyek mixed used SouthCity (57 ha) di Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, yang tetap berkomitmen menyelesaikan pembangunan apartemen The Parc yang telah dimulai sejak September tahun lalu. The Parc merupakan proyek apartemen tiga tower yang dibangun di atas lahan seluas 1,5 ha dengan total hunian sebanyak 1.701 unit.

“Saat pandemi Covid-19 banyak pengembang yang mengalami kesulitan khususnya dengan pembatasan interaksi dan bekerja dari rumah (work from home/WFH) yang tentunya menghambat aktivitas ekonomi. Kami juga merasakan itu, tapi kami tetap berkomitmen untuk terus melanjutkan proyek yang on going seperti The Parc ini,” ujar Peony Tang, Direktur SouthCity dalam siaran pers yang diterbitkan di Tangerang Selatan, Senin (20/4).

Menurutnya, komitmen  penyelesaian proyek merupakan salah satu upayanya untuk memperkuat branding proyeknya.” Situasi seperti saat ini justru harus memperkuat kita dan membuktikan kepada konsumen kalau produk yang dipilihnya merupakan investasi yang harus dijaga,” katanya.

Pengerjaan struktur pondasi proyek yang dilakukan oleh PT Indonesia  Pondasi Raya (Indopora) mulai akhir September 2019  bisa diselesaikan lebih cepat dari jadwal. Fakta ini juga ia percaya akan menambah confident developer bahwa proyek  senilai Rp1 triliun ini akan bisa diselesaikan sesuai jadwal yang ditetapkan.

Progres yang baik ini juga diikuti dengan promo marketing yang menarik. Saat ini developer memberikan berbagai keringanan untuk pembelian produk apartemen The Parc. Salah satunya potongan harga langsung sebesar Rp25 juta dan mundur bayar hingga tiga bulan selama pandemi ini. Konsumen bisa melakukan booking saat ini dan membayar lagi nanti setelah tiga bulan yang akan datang.

“Dengan komitmen kami terkait pembangunan proyek dan beberapa kemudahan yang kami tawarkan, kami optimistis proyek ini masih menjadi incaran konsumen yang mencari properti. Progres penjualannya juga masih relatif baik, tower pertama sudah terjual 95 persen dan kami sudah membuka pemasaran untuk tower kedua, tipe studio (22,5 m2) dan dua kamar tidur (30-37,5 m2) seharga mulai Rp400 jutaan-Rp800 jutaan. Komitmen kami tidak berubah untuk menyelesaikan proyek ini dan melakukan serah terima pada kuartal kedua tahun 2023,” bebernya.