HousingEstate, Jakarta - Semakin banyak anak perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menggeluti properti. Jika sebelumnya telah berkibar PT Wika Realty (anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.), PP Properti (anak perusahaan PT PP (Persero) Tbk.), PT Adhi Persada Properti dan PT Adhi Commuter  Properti (anak perusahaan PT Adhi Karya (Persero) Tbk.), dan PT Waskita Karya Realty (anak perusahaan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.), kini Abipraya Properti (unit bisnis property dari PT Brantas Abipraya (Persero)) juga mulai giat di bisnis property.

Dalam waktu singkat sederet proyek diluncurkan: Apartemen Urban Heights Residence (Serpong-Tangerang), perumahan Arya Green Tajirhalang (Bogor), townhouse Arya Green Simatupang (Jakarta Selatan), perumahan Arya Green Setu (Bekasi), mixed use Arya Sunter Development (Jakarta Utara), perumahan Arya Green Pamulang (Tangerang Selatan), perumahan Arya Green Maguwoharjo (Yogyakarta) dan Arya Green Kalasan (Yogyakara).

Ketiga proyek yang disebut terakhir termasuk yang terbaru. Tapi hanya Arya Green Pamulang (3,5 ha) yang berada di dekat Jakarta, tepatnya di Villa Pamulang, Pondok Benda, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten. Rumah-rumah yang dikembangkan modelnya  kompak dua lantai yang katanya berkonsep green living dan smart home, ditujukan  untuk hunian para professional muda.

“Ada banyak kemudahan yang ditawarkan selama masa pandemi ini. Kami bekerja sama dengan Bank BNI untuk memberikan subsidi bunga, jadi dengan KPR Bank BNI bunganya hanya 2,74 persen untuk satu tahun pertama. Kami juga menggratiskan biaya AJB dan BPHTB yang kalau ditotal jumlahnya bisa mencapai 6 persenan. Selain itu masih ada gratis AC,” ujar Neco, Marketing Arya Green Residence kepada housingestate.id, Rabu (13/5).

Ada tiga tipe rumah dua lantai yang dipasarkan mulai 55/60, 106/72, dan 110/84 seharga Rp785 juta, Rp1,2 miliar, dan Rp1,7 miliar (harga tunai). Untuk harga KPR tipe terkecil menjadi Rp835 juta. Total ada 139 unit rumah dan saat ini sedang dibangun 23 unit. Penjualannya diklaim sudah mencapai 20 persen lebih. Selain rumah, ada 21 unit ruko 2,5 lantai yang dipasarkan, harga mulai Rp2,3 miliar (tipe 150/75).