HousingEstate, Jakarta - Ini kabar baik bagi developer perumahan subsidi dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang belum memiliki rumah. Setelah KPR subsidi dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2020 yang jumlahnya sebanyak 102 ribu unit hampir habis, kini pemerintah menggelontorkan lagi KPR subsidi dengan skema Subsidi Selisih Bunga (SSB) dengan jumlah yang jauh lebih banyak, yaitu 175 ribu unit.

Bagi konsumen  beda KPR FLPP dan SSB  ini terletak pada jangka waktu subsidi. Kalau KPR FLPP subsidinya sampai 20 tahun, sedangkan KPR SSB subsidinya hanya 10 tahun. Jadi kalau konsumen mengambil KPR SSB jangka 15 atau 20 tahun, maka tahun ke-11 dan seterusnya  bunga KPRnya sudah mengikuti bunga KPR komersial.  Sedangkan persamaan KPR FLPP dan SSB, uang mukanya  mulai dari 1 persen, bunga fixed 5 persen, pemohon belum memiliki rumah dan belum pernah memperoleh fasilitas KPR subsidi sebelumnya, dan penghasilan  maksimal Rp8 juta per bulan (Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 242/KPTS/M/2020)
Dirut Bank BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan bahwa  KPR SSB ini  sekarang sudah bisa direalisasikan. Keterangan ini disampaikan pada saat  ia jadi pembicara bersama Ketua Umum tiga asosiasi pengembang : HIMPERRA,  REI, dan APERSI, serta Pengamat Properti  Ali Tranghanda , di acara Webminar bertema Setrategi  Bisnis Properti Menghadapi Covid 19  yang diselenggarakan Bank BTN tanggal 19 Mei 2020.

Pahala mengatakan,  dari  total  KPR SSB tahun 2020  sebanyak 175 ribu unit, sebanyak  20 ribu unit dialokasikan untuk Aparat Sipil Negara, TNI dan POLRI, sisanya yang 155 ribu sebanyak 146 ribu unit diantaranya akan disalurkan oleh Bank BTN.

Bank BTN sekarang juga memudahkan persyaratan pengajuan KPR-nya.  Tahap awal pemohon cukup melampirkan copy KTP, slip gaji, dan  rekening Koran tiga bulan terakhir.  “Persyaratan lain baru dilengkapi saat  calon debitur melakukan akad kredit,” katanya.

Informasi Bagi developer, berkas permohonan KPR  SSB para konsumennya langsung diajukan ke kantor cabang Bank  BTN terdekat. Tidak seperti  KPR FLPP yang pengajuannya harus melalui aplikasi SIKASEP (Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan).

close
GRATIS | Majalah HousingEstate