HousingEstate, Jakarta - Dirut Bank BTN Pahala Nugraha Mansury  mengatakan bahwa bank yang ia pimpin sekarang tetap sebagai penguasa pasar KPR di Indonesia dengan market share hampir 40 persen, hasil kerjasama dengan  kurang lebih 3,000 developer di seluruh tanah air.  “Dari 40 persen market share itu 16 persen diantaranya merupakan KPR bersubsidi,” katanya.

Total KPR subsidi yang disalurkan tahun ini sejak Januari  hingga sekarang  mencapai 26,386 unit senilai Rp3,57 triliun. “Terbesar di wilayah Bodetabek (Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi), sebesar 61 persen,” katanya.

Market share tersebut sudah pasti akan naik tinggi karena target Bank BTN menyalurkan KPR Subsidi Selisih Bunga  (SSB) tahun 2020 sebanyak 145 ribu unit senilai Rp22 triliun. Belum lagi ditambah KPR subsidi skema FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Peruamahan)  yang ditarik oleh Pemerintah dari bank-bank lain yang belum disalurkan, juga akan diberikan ke Bank BTN.

Sementara untuk menggenjot penyaluran KPR komersial  Bank BTN telah  menyiapkan berbagai strtategi.  Misalnya, meluncurkan program bunga murah 6,99 persen  selama dua tahun pertama kepada calon debitur yang payroll-nya di Bank BTN. Menyederhanakan persyaratan pengajuan KPR. Pemohon cukup mengirim copy KTP, slip gaji, dan rekening koran. Persyaratan lain menyusul setelah permohonan KPR diterima, diserahkan pada saat akad kredit.  Pengajuan KPR  sekarang juga bisa dari rumah (KPR from home) melalui mekanisme online.

Manajemen juga terus mendengarkan keluhan developer tentang lamanya proses KPR,  besarnya persentase dokumen yang saat proses dikembalikan,  banyaknya KPR yang disetujui tapi  plafon yang disetujui diturunkan sehingga konsumen harus menambah uang muka, dll.  Menurut Pahala, persentase backtrack itu sekarang setelah dilakukan penyempurnaan-penyempurnaan sudah turun dari semula 64,14 persen menjadi 36,94 persen. Demikian  pula tentang kasus turun plafon  sudah semakin baik  dari  sebelumnya 57,3 persen kini menjadi 38,01 persen.

close
GRATIS | Majalah HousingEstate #191 Edisi Juli 2020