HousingEstate, Jakarta - Pandemi Covid-19 tidak membuat BSD City, Serpong, Tangerang, Banten, mengendorkan penetrasinya di pasar. Sinar Mas Land (SML), pengembangnya, pada Juni 2020 secara maraton memasarkan dua produk berbeda. Yaitu, ruko Pasar Modern Timur yang dilansir awal Juni, disusul klaster baru Invensihaus R pertengahan bulan yang sama.

Invensihaus R merupakan klaster keempat yang dikembangkan di kawasan Tabebuya (10,5 ha). Klaster ini kelanjutan dari klaster Invensihaus yang habis terjual dalam waktu singkat pada Februari 2020. Harga yang relatif terjangkau di bawah Rp1,5 miliar/unit dipadu dengan konsep modern stylish menjadi kunci keberhasilan pemasaran Invensihaus. Sebelumnya SML sudah memasarkan beberapa klaster dengan konsep yang sama, yaitu Fleekhouz, Imajihouz, Inspirahaus, Inspirahaus R.

Huruf  R dibelakang nama klaster adalah kependekan dari residensial. Disingkat menjadi Inspirahaus R dan Invensihaus R agar lebih dekat dengan kaum milenial sebagai target utama pasarnya.

Lokasi Tabebuya di pusat BSD City yang dikenal dengan BSD barat, yaitu di seberang danau Vanya Park. Letaknya dekat exit tol Serpong – Belaraja di belakang AEON Mall. Jalan tol yang menjadi terusan tol Serpong-Ulujami ini targetnya beroperasi tahun 2024. Menuju berbagai fasilitas publik seperti mal, hipermarket, ritel, dan perkantoran di pusat bisnis BSD sekitar 10 menit. Selain itu di sekitarnya sudah dibangun sejumlah area komersial.

Invensihaus R mencakup 178 rumah. Luas bangunannya satu ukuran 68 m2 dengan kaveling bervariasi 50, 65, 70 m2.  Seperti klaster-klaster sejenis yang dipasarkan sebelumnya, respon konsumen terhadap Invensihaus R juga bagus. Sepekan sebelum launching yang akan berlangsung 28 Juni 2020 sudah terpesan 80 persen. “Mudah-mudahan seperti klaster sebelumnya, saat launching langsung habis,” ujar Suryanto Chandra,  Department Head of Sales & Promotion Residential BSD City, kepada housingestate.id, Rabu (17/6/2020).

Rumah hasil rancangan arsitek Denny Gondo dari Studio Air Putih itu dipasarkan fully furnished. Setiap rumah dilengkapi sofa, meja, kitchen set, kasur, dan furnitur lainnya. Hanya elektronik rumah tangga yang tidak disediakan. Pendeknya, rumah sudah ready to live. Tata ruangnya kompak dan fungsional didukung smart furniture rancangan interior designer Joke Roos.

Tipe 68/50 (5×10) yang dilengkapi tiga kamar tidur dibandrol Rp1,26 miliar. Agar terjangkau kalangan milenial, SML menawarkan cara bayar ringan. “DP-nya 10 persen dicicil 15 kali sebesar Rp7,7 juta per bulan,” kata Herry Hendarta, CEO Residential Sinar Mas Land.

Menariknya pengembang juga menyiapkan rancangan ruang yang dibutuhkan konsumen untuk work from home (WFH) pada saat new normal. Salah satu kamar yang ada di lantai mezanin dapat diubah menjadi smart office. Ruang ini bisa untuk bekerja dari rumah, meeting online, atau mengikuti webinar.

Menurut Suryanto, smart office ini opsional. Kalau pemiliknya tetap memfungsikan untuk kamar disilakan. “Prinsipnya kami mengakomodir kepentingan konsumen. Di masa new normal yang dibutuhkan adalah ruang kerja di rumah yang nyaman dan ini akan menjadi tren,” jelasnya.

close
GRATIS | Majalah HousingEstate #190 Edisi Juni 2020