HousingEstate, Jakarta - Pengembang Australia Crown Group tetap melanjutkan pengembangan proyek mixed use Eastlakes Live by Crown Group di Sydney, NSW. Menurut CEO Crown Group Iwan Sunito, kebijakan relaksasi yang dilakukan pemerintah Australia cukup berhasil mengontrol wabah Covid-19.

“Keberhasilan ini akhirnya memungkinkan sektor properti dan konstruksi kembali menggeliat. Kami sangat optimistis dengan pengembangan tahap pertama proyek senilai Rp10 triliun ini. Kami juga telah mendapatkan persetujuan pengembangan dari NSW Planning untuk pengembangan hunian dan ritel di Eastlakes Live by Crown Group,” ujarnya.

Iwan menyebut, pusat perbelanjaan yang dihadirkan di proyek ini akan menerapkan arsitektur ikonik yang sangat menarik berkelas dunia. Proyek ini juga akan menjadi yang terbesar di Sydney dengan luas area pengembangan mencapai 2,4 ha selain lokasinya dikelilingi oleh 2 ha taman dan tiga lapangan golf.

Eastlakes Live mencakup 490 unit apartemen mewah harga mulai Rp7,5 miliar dan kawasan ritel-kuliner yang diciptakan untuk mengubah kawasannya menjadi sebuah destinasi tersendiri. Hal ini karena pengembangan proyek ini diarahkan untuk menjadi sebuah pusat kota baru yang akan menghadirkan 80 restoran, kafe, toko, hingga supermarket.

Proyek ini dirancang oleh arsitek Francis-Jones Morehen Thorp (fjmt) dan tim interior pusat perbelanjaan dirancang oleh Buchan. Tahap pertama proyek ini akan diselesaikan pada pertengahan tahun depan yang akan menghadirkan pusat belanja senilai Rp300 miliar. Pusat perbelanjaan pertama di kawasan ini akan berada di bawah apartemen dengan tiga menara.