HousingEstate, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) baru saja mengoperasikan jalan tol baru Depok-Antasari (Desari) Seksi 2 ruas Brigif-Sawangan sepanjang 6,5 km. Dengan demikian pembangunan tol sepanjang 21,54 km sudah tuntas dua seksi 5,8 km dan 6,5 km. Kini tinggal seksi ketiga Sawangan-Bojonggede sepanjang 9,5 km.

Jalan tol Desari yang sudah beroperasi ini juga terhubung dengan jalan layang non tol Antasari-Blok M sepanjang 4,876 km. Dengan demikian BlokM-Sawangan kini hanya berjarak 17,176  km yang dalam kondisi lalulintas normal dapat ditempuh kurang dari 30 menit.

Rencananya jalan tol  Desari  ini akan terkoneksi  tol Bogor Outer Ring Road (BORR). “Jalan tol Desari ini posisinya sejajar dengan jalan tol Jagorawi.  Nanti kalau sudah tersambung dengan BORR sepertiga arus lalu lintas di Jagorawi akan pindah ke ruas ini khususnya yang dari Jakarta sisi selatan dan barat serta Tangerang akan lebih mudah menuju ke Depok maupun Bogor,” ujar Menpupera Basuki Hadimuljono saat acara peresmian akhir pekan lalu.

Tol Desari seksi 2 ini memiliki empat gerbang tol yaitu Gerbang Krukut 1 untuk akses keluar tol, Gerbang Krukut 4 untuk akses masuk tol, Gerbang Sawangan 1 untuk keluar tol, dan Gerbang Sawangan 4 untuk masuk tol. Jalan tol ini sementara berakhir di jalan nasional Jalan Raya Sawangan, Depok.

Pengusahaan jalan tol Desari dilaksanakan oleh PT Citra Wasphutowa (anak perusahaan PT Citra Marga Nusaphala Persada/CMNP). Saham mayoritasnya dimiliki CMNP sebesar 62,5 persen kemudian PT Waskita Toll Road 25 persen dan PT PP (Persero) 12,5 persen dengan masa konsesi mencapai 40 tahun.

close
GRATIS | Majalah HousingEstate #191 Edisi Juli 2020