HousingEstate, Jakarta - Bintaro Jaya Highrise (BJHR) salah satu divisi di PT Jaya Real Property Tbk (JRP) memasarkan produk hunian dalam bentuk apartemen dengan kisaran harga yang sangat lengkap untuk menjangkau segmen market milenial hingga kalangan yang sudah matang. Rangakaian produknya mulai harga Rp300 jutaan hingga miliaran rupiah yang bisa disesuaikan dengan kemampuan.

Menurut Arum Prasasti, General Manager JRP, BJHR saat ini memasarkan lima proyek apartemen yang lokasinya berdekatan dengan tiga stasiun kereta komuter. Apartemen Bintaro Jaya Residences berdekatan dengan stasiun Pondokranji, Emerald Bintaro hanya sekitar 3 km dengan stasiun Sudimara, dan The Accent  sekitar 2 km dari stasiun Jurangmangu.

“Bintaro Jaya adalah kota baru yang dikembangkan sejak tahun 1979. Dimulai dari wilayah Bintaro, Jakarta Selatan, yang luasnya hanya 20 ha, dan kini berkembang menjadi 1.600 ha yang sudah dihuni lebih dari 30 ribu KK,” katanya saat acara webinar bertemakan Hemat Pernikahan Untuk Investasi Masa Depan Di Masa Pandemi, akhir pekan lalu.

Saat ini lima proyek apartemen yang ditawarkan BJHR adalah Emerald Bintaro seluas 2,9 ha dengan harga Rp300 jutaan untuk menyasar anak muda milenial. Kemudian Bintaro Plaza Residences seluas 29 ha yang terintegrasi dengan Mal  Bintaro Plaza harga mulai Rp500 jutaan.

Berikutnya The Accent at Menteng Bintaro yang berlokasi di CBD Bintaro Jaya dan memiliki akses tol langsung ke wilayah Pondok Indah  harga mulai Rp900 jutaan. Kemudian Silk Town di kawasan Graha Raya. Kelima, Core Cipete di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan, yang terkoneksi dengan Stasiun MRT Cipete. Core Cipete dipasarkan mulai Rp1 miliaran.

Range produk yang lengkap ini bisa dipilih anak muda milenial yang mampu mengakses harga Rp300 juta di Bintaro Jaya dengan cicilan mulai Rp1 jutaan. JRP saat ini menawarkan sejumlah kemudahan. Misalnya,  KPA bunga khusus 3,6 persen, diskon harga, gratis service charge setahun, dan sebagainya. “Jadi untuk konsumen pandemic ini seperti blessing in disguise karena ada begitu banyak penawaran kemudahan yang tidak akan ada saat situasi normal,” beber Arum.