HousingEstate, Jakarta - PT Adhi Commuter Properti (ACP) telah dua tahun menjalani kiprahnya sebagai pengembang properti. ACP merupakan anak perusahaan BUMN PT Adhi Karya (Persero) Tbk yang dihadirkan khusus untuk mengembangkan proyek properti di sepanjang jalur lintas raya terpadu (LRT) Jabodetabek yang dibangun oleh perusahaan induknya itu.

Selama dua tahu  ACP telah mengembangkan berbagai proyek dengan brand LRT City yang dikonsep sebagai transit oriented development (TOD) maupun jaringan Grandhika Hotel Indonesia. Menurut Direktur Utama ACP Riskan Firman, capaian ACP selama dua tahun ini cukup membanggakan.

“Sejak periode tahun lalu kami telah berhasil meraih nilai kontrak  lebih dari 80 persen dari target. Karena itu kami terus mengembangkan bisnis strategis LRT City di wilayah Jabodetabek dan terus memperbanyak portofolio produk properti baik hunian highrise, tapak, dan properti lainnya yang berbasis TOD termasuk persiapan untuk initial public offering (IPO) yang akan dilaksanakan tahun depan,” ujarnya dalam siaran pers yang diterbitkan di Jakarta, Senin (6/7).

Kendati situasi bisnis properti maupun situasi perekonomian nasional masih tertekan termasuk dampak pelemahan bisnis karena pandemi Covid-19, ACP masih akan terus menggenjot proyek-proyeknya, khususnya tiga proyek LRT City yang akan diserahtarimakan pada tahun ini. Ketiga proyek itu adalah LRT City-Eastern Green, LRT City-Gateway Park, dan LRT City-Royal Sentul Park.

Pada tahun ini ACP juga akan mengembangkan proyek berskala kota  Adhi City yang kelak akan terhubung dengan proyek LRT City-Royal Sentul Park. Proyek baru seluas 120 ha tersebut hasil kerja sama ACP dengan PT Sigmaeltra Propertindo. Nantinya dua proyek ini akan menjadi sebuah mixed use development besar yang di dalamnya mencakup properti hunian, perkantoran, mal, hotel, rumah sakit, sarana pendidikan, komersial area, dan sebagainya.

Direktur Pengelolaan Properti ACP  Hanif Setyo Nugroho menambahkan, di tengah situasi pandemi ada banyak hal yang dilakukan oleh ACP untuk menerapkan protokol kesehatan di semua proyek yang dikembangkan. “Situasi krisis yang telah menyeret menjadi krisis global ini kami jadikan tantangan sekaligus peluang untuk tetap mengeluarkan berbagai inovasi sehingga bisa teruus memberikan kepuasan kepada konsumen dan masyarakat,” katanya.

Masyarakat masih membutuhkan hunian yang praktis khususnya yang terintegrasi dengan sarana transportasi yang aman, nyaman, cepat, dan bisa diprediksi jadwalnya. Hal itu akhirnya mendorong kebutuhan hunian maupun sarana properti lainnya seperti yang dikembangkan oleh ACP melalui berbagai proyek LRT City.

Perayaan ulang tahun ACP yang diselenggarakan tanggal 2 Juli lalu juga dijadikan momentum untuk memperkenalkan jajaran manajemen baru. Selain Riskan Firman sebagai Direktur Utama dan Direktur Penngelolaan Properti Hanif Setyo Nugroho, ada Indra Syahruzza selaku Direktur Pemasaran, Mochamad Yusuf Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan SDM, dan Rozi Sparta sebagai Direktur Pengembangan Bisnis.

close
GRATIS | Majalah HousingEstate #191 Edisi Juli 2020