HousingEstate, Jakarta - Adaptasi berbagai kegiatan terkait pandemi Covid-19 terus dilakukan oleh berbagai pihak. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan pemerintah untuk mengurangi penularan virus covid-19 membuat banyak aktivitas dilakukan secara online.

Untuk sektor properti, peluncuran produk, melihat show unit, melakukan booking, hingga pemilihan unit telah dilakukan secara online. Kali ini, lembaga penyalur KPR subsidi fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) melaksanakan pameran virtual perumahan subsidi pada 25-29 Agustus 2020.

Menurut Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin, pameran properti yang disebut pertama kali dilakukan secara virtual ini akan melibatkan 13 bank penyalur KPR FLPP dan 170 pengembang perumahan khusus untuk perumahan bersubsidi. Pameran ini juga merupakan bagian dari perayaan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) yang diperingati setiap bulan Agustus.

“Dalam kondisi wabah Covid-19 masyarakat tidak perlu keluar rumah tapi tetap bisa melihat pameran properti yang kami hadirkan secara virtual. Cukup dengan mengakses link pameran kami langsung bisa melihat produk perumahan sekaligus memilih bank untuk pembiayaannya,” ujarnya dalam siaran pers yang ditertbitkan Sabtu (22/8).

Pameran properti virtual ini akan dibuka tanggal 25 Agustus 2020 oleh Menpupera Basuki Hadimuljono secara on venue dan via virtual dengan ditayangkan langsung via Zoom dan Youtube PPDPP. Saat acara pembukaan ini juga akan dilaksanakan akad masal sebanyak 16.180 calon debitur yang disalurkan oleh 13 bank tadi. Kemudian pada tanggal 25 Agustus akan dilakukan lagi akad masal untuk KPR Sejahtera sebanyak 9.621 di 144 lokasi di seluruh Indonesia.

Adapun ke-13 bank pelaksana yaitu Bank BTN, BTN Syariah, Bank BNI, Bank Mandiri, Bank BRI, BRI Syariah, Bank BJB, Bank Jatim Syariah, Bank Kalses Syariah, Bank Sumsel Babel, Bank Sulteng, Bank Riau Kepri, dan Bank NTB Syariah. Melalui pameran ini masyarakat bisa mendapatkan informasi mengenai pembiayaan perumahan dan perumahan subsidi yang siap huni (ready stock).

Pameran properti virtual ini juga berkesinambungan dengan aplikasi Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan (SiKasep) yang dikelola oleh PPDPP. Tercatat, hingga Jumat (21/8) jumlah masyarakat yang mengakses SiKasep sudah mencapai 209.093 calon debitur. Sebanyak 84.610 calon debitur telah dinyatakan lolos subsidi checking, 9.988 calon debitur sudah dalam proses verifikasi bank, dan 529 calon debitur sudah dalam pengajuan dana FLPP.  PPDPP telah menyalurkann Rp8,54 triliun untuk 84.080 unit rumah subsidi sepanjang tahun 2020 ini.

“Pameran virtual ini juga akan diisi dengan berbagai kegiatan seperti diskusi webinar mengenai satu  dekade FLPP. Setiap hari akan ada diskusi yang membahas serba-serbi pembiayaan perumahan bersubsidi baik dinamika pembiayaan hingga tip bagaimana mencari rumah bersubsidi. Narasumbernya dari pihak-pihak yang terlibat seperti perbankan, pemerintah, pengembang, hingga kalangan pengamat dan diskusi ini terbuka untuk umum dengan mendaftar terlebih dulu di http://bit.ly/webinar1dekadeflpp_PPDPP,” jelas Arief.