HousingEstate, Jakarta - Pengembang Australia Crown Group menciptakan tonggak penting untuk proses pembangunan (topping out) proyek apartemen dan ritel Eastlakes Live di 19 Evans Ave, Eastlakes, New South Wales (NSW), Australia. Crown Group merupakan pengembang yang dimiliki oleh pengusaha Indonesia Iwan Sunito.

Proyek Eastlakes Live by Crown Group ini telah mendapatkan persetujuan pengembangan sejak bulan Juni 2020 lalu dan merupakan bagian dari program akseslerasi sistem perencanaan baru dari Pemerintah NSW yang dirancang untuk mendukung perekonomian dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Menurut Menteri Keuangan Negara Bagian NSW Dominic Perrottet, proyek properti menjadi bagian penting untuk menciptakan lapangan kerja dann investasi khususnya di NSW karena industri ini akan mempekerjakan satu dari empat orang di negara bagian. “Proyek ini menjadi bagian penting dari perekonomian negara bagian karena menciptakan lapangan kerja baik saat fase konstruksi maupun nanti saat operasional dengan adanya pusat perbelanjaan baru Eastlakes Town Center,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (23/9).

Untuk tahap pertama ini akan dibangun apartemen sebanyak 133 unit dari total 409 unit, selain kawasan ritel dan kuliner yang juga dibangun dalam dua tahap. Tahap pertama ini juga akan menyelesaikan 13 gerai ritel dan tahap kedua dengan town centre yang menampilkan 80 restoran, kafe, toko, dan supermarket.

Crown Group melalui proyek ini juga telah berkomitmen untuk memberikan pengembangan fasilitas publik dengan kontribusi sebesar Rp15,5 miliar dan penyediaan ruang publik baru hingga bantuan sebesar Rp30 miliar untuk pengembangan hunian terjangkau. Crown Group juga memberikan lantai dasar dari pusat perbelanjaannya sebagai ruang publik kepada pemerintah kota.

Komisaris dan CEO Crown Group Iwan Sunito mengatakan, seremoni topping out ini menjadi tonggak sejarah sekaligus milestone penting bagi penciptaan proyek senilai Rp10 triliun ini. Proyek ini akan mengubah kawasan dengan menghadirkan bangunan berarsiktektur dunia untuk memenuhi gaya hidup yang diinginkan masyarakat perkotaan.

“Proyek ini akan mencakup delapan gedung dan dua pusat perbelanjaan yang dibangun di atas lahan seluas 4 ha. Proyek ini juga akan menjadi titik tertinggi di seluruh kawasan Eastlakes dan ini merupakan awal dari visi kami untuk menciptakan komunitas baru yang bertransformasi menjadi tempat tinggal yang menyenangkan dan ikon baru di wilayah ini. Terlebih lokasinya yang merupakan titik sentral antara Sydney, bandara, dan pantai di pintu gerbang utama menuju sub urban wilayah timur,” katanya.

Eastlakes Live by Crown Group ini kembali menghadirkan arsitek kelas dunia yaitu Francis-Jones Morehen Thorp (fjmt) dan interior pusat perbelanjaan yang dikerjakan oleh Buchan Group. Tahap pertama proyek ini akan diselesaikann pada pertengahan tahun depan yang mencakup 133 unit apartemen dan pusat perbelanjaan senilai Rp300 miliar.

Pusat perbelanjaannya akan memiliki luas 2.800 m2 yang menampilkan beberapa ritel seperti Metro Woolworth, toko roti, apotek, salon kecantikan, kantor pos, tempat cuci mobil, dan sebagainya. Untuk apartemennya ditawarkan seharga mulai 749 ribu-1,95 juta dollar Australia untuk tipe 51 m2 (nett) hingga 132 m2. Dua tahap pengerjaan proyek ini ditargetkan akan selesai pada tahun 2024.