HousingEstate, Jakarta - Kondisi bisnis properti dirasakan sangat berat selama terjadi pandemi Covid-19. PT Metropolitan Land Tbk (Metland) misalnya, hingga periode semester pertama  2020 baru mencatatkan marketing sales sebesar Rp540 miliar atau 27 persen dari target Rp2 triliun yang ingin diraih pada tahun ini.

Menurut Direktur Metland Olivia Surodjo, pencapaian ini turun dari periode yang sama tahu lalu khususnya untuk sektor pendapatan berulang (recurring income) dari properti komersial yang dikelola Metland. Faktor penurunan pendapatan ini karena pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang telah berjalan selama 2,5 bulan ini.

“Untuk pendapatan Rp540 miliar itu disumbang dari presales properti sebesar Rp365 miliar dan recurring income Rp175 miliar. Total semester pertama ini kami membukukan pendapatan usaha sebesar Rp390 miliar dan laba bersih Rp88 miliar. Penurunan ini sejalan dengan kondisi perekonomian global dan khususnya di negara kita yang mengalami perlambatan akibat pandemi Covid-19,” ujarnya dalam siaran pers yang diterbitkan di Jakarta, Selasa (29/9).

Penurunan pendapatan ini juga tidak terlepas dari mayoritas konsumen Metland yang merupakan pembeli akhir atau end user yang selama pandemi ini lebih memilih menyimpan uangnya hingga melewati masa sulit pandemi. Adapun yang menjadi kontributor terbesar untuk marketing sales Metland tetap dari Metland Cibitung, Metland Cileungsi, dan Metland Menteng.

 

RS Hermina di Metland Cibitung 

Terkait strategi menghadapi situasi bisnis yang sulit, Olivia mengatakan untuk sementara akan menunda pengembangan proyek baru maupun pembangunan proyek-proyek komersial yang sedang berlangsung saat ini. Namun begitu tetap ada proyek yang berjalan yaitu pembangunan Rumah Sakit Hermina di dalam kawasan Metland Cibitung.

Rumah sakit ini telah melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) untuk pembangunan tahap pertamanya akhir pekan lalu. Dibangun di atas lahan seluas 6.000 m2, rumah sakit ini akan  dibangun setinggi enam lantai untuk 150 tempat tidur. Fasilitas yang disediakan antara lain radiologi, laboratorium, ruang operasi, ruang ginekolog, serta fasilitas pendukung lainnya. Targetnya rumah sakit ini akan beroperasi akhir tahun 2021.

Selain itu, Metland juga akan terus melanjutkan pemasaran proyek residensial seperti di Metland Menteng yang tengah memasarkan Klaster Jura tipe B dengan tiga kamar tidur untuk luas bangunan 70 m2. Metland juga akan fokus pada segmen middle to middle low dan akan mengeluarkan klaster baru  pada Oktober di Metland Cileungsi, Metland Puri, dan Metland Cibitung.

“Untuk menarik minat konsumen kami menjalankann program New Normal New Home dengan memberikan banyak kemudahan seperti diskon hingga Rp500 juta dan pembebasan biaya-biaya seperti BPHTB, KPR, dan AJB. Kami juga menyediakan banyak hadiah langsung berupa kitchen set, produk elektronik, logam mulia, dan voucher belanja senilai hingga Rp10 juta. Program ini diikutkan untuk seluruh produk Metland baik perumahan, apartemen, ruko, hingga kaveling,” beber Olivia.