HousingEstate, Jakarta - Kendati ekonomi resesi dan pandemi Covid-19 masih jauh dari selesai, Synthesis Development terus melanjutkan penuntasan pembangunan apartemen Samara Suites di pusat bisnis Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Managing Director Samara Suites David Lo melalui siaran pers di Jakarta, Selasa (27/10/2020), menyatakan, dalam sekian bulan terakhir pasar memang menurun. Tapi, dalam beberapa waktu ke depan ia optimis akan kembali membaik.

Karena itu Synthesis Development terus melanjutkan pemasaran dan pembangunan Samara Suites yang saat ini dalam tahap finishing, kendati tidak bisa secepat seperti di zaman normal, karena  harus memperhatikan protokol kesehatan. “Apalagi, saat ini sedang diberlakukan kembali PSBB di Jakarta. Pasti pergerakan pekerja lebih terbatas karena harus selalu menerapkan physical distancing,” katanya.

Samara Suites yang mengusung konsep apartemen bisnis telah meraih sertifikat Exellence in Design for Greater Efficiencies (EDGE) dari Green Building Council (GBC) Indonesia. Sertifikasi itu diberikan kepada bangunan yang menerapkan praktik ramah lingkungan dalam pengembangannya. Samara Suites mengoptimalkan rancangan bangunannya sehingga bisa lebih efisien dalam penggunaan listrik, air, dan bahan bangunan.

Lokasi apartemen juga dilintasi transportasi umum massal seperti Transjakarta (busway) dan kereta ringan Lintas Raya Terpadu (LRT) Jabodetabek Cawang-Kuningan yang  ditargetkan beroperasi medio 2022. Jadi, akses penghuni apartemen mudah, hemat, dan lebih ramah lingkungan. LRT terkoneksi langsung dengan MRT dan semua moda transportasi umum Jabodetabek di Dukuh Atas.

“Banyak pakar transportasi dan perkotaan yang mengungkapkan, properti di sekitar transportasi publik terutama MRT (Moda Raya Terpadu) dan  LRT pasti akan mengalami kenaikan. Jadi, kalau nanti LRT beroperasi, bisa dipastikan nilai investasi Samara Suites juga akan meningkat,” jelas David.