HousingEstate, Jakarta - Pengembang PT Metropolitan Land (Metland) Tbk kembali meraih penghargaan “200 Asia’s 200 Best Companies Under USD 1 Billion”. Penghargaan ini mengakuinya sebagai perusahaan publik (Tbk) dengan kinerja terbaik di kawasan Asia Pasifik dengan aset di bawah 1 miliar dollar Amerika versi majalah Forbes Asia.

Penghargaan ini ditujukan kepada perusahaan yang memiliki pertumbuhan konsisten dan rekam jejak kinerja perusahaan yang cukup baik. Berbagai perusahaan yang mendapatkan penghargaan ini juga memiliki peringkat di atas perusahaan sejenis dalam hal penjualan dan pertumbuhan laba, tingkat utang yang rendah, dan tata kelola perusahaan yang kuat.

Proses seleksi penghargaan ini melibatkan 18 ribu perusahaan terbuka di Asia Pasifik yang dinilai kinerjanya. Menurut Presiden Direktur Metland Thomas J. Angfendy, penghargaan ini sangat membanggakan mengingat majalah Forbes Asia memiliki kredibilitas serta cakupan distribusi yang luas.

“Hanya tiga perusahaan properti dari Indonesia yang masuk dalam jajaran penghargaan ini, Metland menjadi salah satunya karena itu hal ini menjadi kebanggaan tersendiri. Total ada 11 perusahaan dari Indonesia yang terpilih dari berbagai sektor industri,” katanya melalui siaran pers yang diterbitkan Kamis (26/11/2020).

Penghargaan Forbes Asia Best Under a Billian ini juga akan membuat citra perusahaan kian dikenal di regional Asia. Thomas menyebut, dengan berbagai tantangan yang dihadapi di antaranya pandemi Covid-19, Metland terus meningkatkan efektifitas kinerja perusahaan agar terus membaik.

Metland juga meraih penghargaan Best Seller: The Most Favoured Middle Class of Township Scale Housing in Bekasi untuk proyek Metland Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, di ajang HousingEstate Awards 2020 yang diselenggarakan majalah Housing Estate, Selasa (24/11/2020). Berbagai pengharagaan ini tentunya menjadi catatan manis bagi Metland untuk menutup tahun 2020.

“Hingga kuartal ketiga tahun 2020 Metland berhasil mencatatkan pendapatan Rp540 miliar versi marketing sales. Pencapaian ini merupakan 27 persen dari target awal perusahaan untuk tahun 2020 sebesar Rp2 triliun. Pendapatan itu disumbang dari presales properti Rp365 miliar dan dari pendapatan berulang (recurring income) Rp175 miliar,” tuturnya.