HousingEstate, Jakarta - PT Urban Jakarta Propertindo (UJP), pengembang proyek transit oriented development (TOD) Urban Suites (1,4 ha/3 tower/900 unit) telah menunjuk BUMN PT Waskita Karya (Persero), Tbk. untuk menjadi kontraktor utama pembangunan fase pertama proyek Urban Suites yang terintegrasi dengan stasiun moda transportasi kereta ringan  Lintas Raya Terpadu (LRT) Cikunir 1-Jatibening, Bekasi.

Acara penandatanganan telah dilakukan di site proyek yang dihadiri oleh Komisaris Utama UJP Yongky Wijaya, Founder UJP Robert Soeharsono, Direktur Utama UJP Bambang Soemargono, Direktur Utama Waskita Karya Destiawan Soewardjono, dan SVP Building Div. Waskita Karya Septiawan Andri, Kamis (17/12).

Menurut Robert, di proyek senilai Rp2,6 triliun ini juga sudah dilengkapi galeri marketing dan show unit. “Dari membuka galeri marketing, show unit, sampai penunjukan kontraktor utama, semua kami lakukan sebelum melakukan penjualan. Kami ingin masyarakat yakin terhadap pengembangan proyek ini, terlebih Urban Suites ini akan menjadi proyek  pertama di kawasan yang terintegrasi langsung dengan stasiun LRT,” ujarnya dalam siaran pers yang diterbitkan, Jumat (18/12).

Apartemen Urban Suites menawarkan beberapa pilihan, yaitu mulai dari yang terkecil tipe studio (28,3-30 m2), tipe dua kamar tidur (60 m2), dan tipe tiga kamar tidur (90 m2)  harga Rp19 juta-Rp21 juta/m2 atau mulai Rp500 jutaan. Cara bayar dirancang meringankan konsumen, untuk tipe studio mulai  Rp4 jutaan per bulan.

Destiawan mengatakan, pihaknya (Waskita Karya) sangat senang dan bersemangat  bisa bekerja sama dengan UJP untuk membangun proyek TOD Urban Suites ini. Penandatanganan kerja sama ini sekaligus menjadi penutup aktivitas Waskita  Karya tahun 2020. “Kerja sama dengan UJP ini  menjadi kado ulang tahun Waskita Karya yang ke-60  pada 1 Januari 2020,” katanya.