HousingEstate, Jakarta - Metland Cibitung (480 ha) baru saja dinobatkan sebagai proyek berkala kota mandiri  paling laris di Bekasi untuk pasar kelas menengah tahun 2020 oleh majalah HousingEstate. Populasi penduduknya sekarang sudah lebih dari 4.500 KK yang menyebar di belasan klaster. Proyek besutan Metland ini diminati konsumen karena lokasinya terkoneksi langsung dengan stasiun Metland Telaga Murni yang disinggahi kereta komuter Jakarta-Cikarang. Cocok untuk hunian orang yang bekerja di Jakarta, selain mereka yang bekerja di puluhan ribu perusahaan yang tersebar di Cibitung hingga Cikarang.

Fasilitasnya juga  memadai. Sudah ada sekitar seratus unit ruko yang beroperasi menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat, empat sekolah:  SMP dan SMA Negeri, SMK dan menyusul SMK Metland, serta RS Ibu & Anak Hermina yang kini sedang dikebut pebangunannya.

Tahap pertama  rumah sakit swasta terkemuka itu membangun gedung 3,5 lantai di area 1,4 ha dengan kapasitas 100 kamar. Dijadwalkan akan buka April 2021. Bahkan menurut pihak pengelola RS Ibu & Anak Hermina, bisa buka lebih cepat di akhir Maret mendatang. Begitu pengembangan tahap satu selesai, di area yang sama akan disusul pembangunan tahap kedua.

“Kahadiran rumah sakit ini di perumahan kami sangat tepat karena mayoritas penghuninya pasangan muda yang baru menikah atau yang sudah memiliki anak balita. Mereka membutuhkan rumah sakit yang represensatif,” ujar Kukilo Tranggono, GM Project Metland Cibitung.

Untuk fasilitas lainnya, PT Putera Fajar Dinasti (Member of PT Metropolitan Land Tbk), developer perumahan ini,  akhir kuartal pertama 2021 akan memulai pembangunan Water Land berlokasi  di CBD Millenial City dengan wahana yang cukup lengkap mulai dari kolam renang dewasa semi olympic dan anak- anak, raft slide, kids slide, lazy river,  dan kids pool. Kemudian fountain ball, floor jet fountain, tower spilled bucket dan kids water playhouse. Di kuartal kedua 2021 developer juga akan  membangun gedung untuk mobil pemadam kebakaran (Damkar). “Sekarang mobil Damkar-nya ditempatkan di gedung sementara,” tambah Kukilo.

Saat ini developer sedang memasarkan rumah di sub klaster Alamanda di dalam kawasan klaster Spring Garden. Pilihannya  rumah tipe 37/72 yang dibanderol Rp570 juta dan rumah dua lantai 56/72 Rp750 juta. Awal Desember 2020, developer bekerjasama dengan PT Kereta Api Property Management (KAPM), anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia, memasarkan rumah untuk karyawan PT KAI di kisaran harga mulai Rp300 jutaan.

“PT KAPM memilih Metland Cibitung karena di perumahan kami  sudah tersedia stasiun Metland Telaga Murni yang disinggahi kereta comuter line. Pertimbangan lain karena  pengembangannnya berskala kota mandiri sehingga kelak akan dilengkapi fasilitas yang lengkap,” tutur Kukilo.