HousingEstate, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan selesainya renovasi Masjid Istiqlal yang dimulai sejak bulan Mei  2019 lalu. Menurut Jokowi, masjid ikonik simbol bangsa ini direnovasi pertama kali sejak masjid ini beroperasi 42 tahun lalu dengan biaya renovasi mencapai Rp511 miliar. Sumber dananya dari APBN.

“Hari ini Masjid Istiqlal kebanggaan kita semua telah selesai direnovasi. Masjid Istiqlal tidak hanya menjadi lebih megah tapi juga diarahkan untuk menjadi tempat pemberdayaan umat dan sebagai pelopor dakwah moderasi muslim dunia. Kita juga harus ingat sejarah masjid ini yang didirikan sebagai bentuk syukur kemerdekaan Indonesia dan menjadi simbol kemerdekaan hingga dinamai Istiqlal yang artinya kemerdekaan,” ujarnya saat acara peresmian pekan lalu.

Masjid Istiqlal menempati area 91.629 m2 dengan luas bangunan 80.948 m2 yang bisa menampung hingga 200 ribu jamaah. Dari sisi luasan, Masjid Istiqlal bukan hanya masjid yang terbesar di Indonesia tapi juga terbesar di Asia Tenggara.

Pekerjaan renovasi yang dilakukan mencakup  struktur, arsitektur, mechanical electrical plumbing (MEP), tata udara, tata cahaya, pekerjaan interior, hingga signage. Seluruh rangkaian pekerjaannya sangat memerhatikan sebagai bangunan cagar budaya.

Terkait dengan pandemi Covid-19, menurut Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, akan diatur pemanfatan masjid untuk beribadah maupun kegiatan lainnya sesuai protokol kesehatan yang ketat. “Karena itu kepada semua masyarakat juga agar mematuhi protokol kesehatan bila berada di dalam kawasan masjid,” katanya.