HousingEstate, Jakarta - Perumahan The Sanctuary Collection (25 ha) yang terletak di dalam kawasan township Sentul City (3.200 ha), Sentul Selatan, Bogor, Jawa Barat, sukses memasarkan klaster pertamanya, Klaster Tanglin Parc (5,5 ha). Klaster yang berisi rumah dua lantai sebanyak 189 unit ini awalnya ditargetkan terjual habis bulan Februari 2021, tapi ternyata di awal Januari ini telah sold out.

Karena itu pengembangnya, PT Cipta Harmoni Lestari (Harita Group) yang bekerjasama dengan dua perusahaan Singapura Perennial Real Estate Holdings Limited dan CNQC, akan langsung meluncurkan klaster kedua, Newton Spring (3,2 ha/120 unit).

Salah satu kelebihan Newton Spring lokasinya diapit oleh dua sungai dangkal yang alirannya dikelola developer sehingga bisa dilintasi warga untuk mendapatkan pengalaman bersentuhan langsung dengan alam. Hal ini sesuai dengan konsep The Sanctuary Collection yang dikembangkan dengan memaksimalkan keindahan alam di sekelilingnya, baik pemandangan alam perbukitan maupun kehijauan tanaman (greenery) di sekitarnya.

“Tentunya kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada konsumen karena progres penjualan klaster pertama bisa lebih cepat. Kami sangat optimistis klaster kedua ini juga akan bisa terserap dalam waktu enam bulan,” ujar Andreas Audyanto (Audy), Chief Operating Office (COO) The Sanctuary Collection saat memperkenalkan klaster baru kepada kalangan media, Kamis (14/1).

The Sanctuary Collection akan terdiri dari lima klaster dengan total pengembangan hingga  60 ha. Setiap klaster akan memiliki fasilitas dan keunggulannya sendiri. Bila Tanglin Parc lokasinya paling depan dengan fasilitas club house sehingga lebih prestige, Newton Spring didesain lebih humble dan nature dengan fasilitas kolam renang besar. Rumah yang dipasarkan di klaster kedua ini mulai tipe 122/91 hingga 225/195 dengan harga Rp2,1 miliar – Rp4 miliaran. Setiap rumahnya sudah mengusung konsep smart home dan desain yang menggunakan banyak bukaan untuk membuat interior rumah lebih sehat.

“Jualan rumah saat pandemi Covid-19 memang lebih sulit tapi kebutuhan untuk rumah dengan konsep seperti ini cukup besar. Kami hanya perlu memperluas sudut pandang khususnya dari kebutuhan konsumen dan memberikan detil-detil pada produk maupun fasilitasnya. Terbukti penjualan di sini kebanyakan dari informasi konsumen sendiri. Mereka yang datang meskipun tidak beli tapi dia bercerita ke teman-temannya,” kata Audy.

Dari penjualan Klaster Tanglinn Parc developer akan mendapatkan pendapatan  Rp520 miliar, sedangkan dari klaster Newton Spring Rp400 miliar.