HousingEstate, Jakarta - Produk properti selain bisa dipakai sendiri juga merupakan instrumen investasi. Keuntungannya bisa berasal dari kenaikan harga (gain), hasil sewa (yield), atau kombinasi dari keduanya.

Produk properti yang memiliki potensi investasi baik dan masih akan terus berkembang seiring perkembangan kawasan disebut sunrise property. Pengungkitnya bermacam-macam, bisa karena adanya pembangunan infrastruktur baru sehingga lokasi properti menjadi semakin strategis, bisa juga lantaran perkembangan demografi kawasan, menjadi tujuan arus manusia, atau faktor lainnya.

Infrastruktur  bisa disebut sebagai tulang punggung atau backbone perkembangan properti di suatu wilayah. Maka itu pembangunan proyek-proyek properti  baru selalu gencar dilakukan di pusat-pusat pengembangan infrastruktur.

Menurut Rizkan Firman, Direktur Utama PT Adhi Commuter Properti (ACP), konsep hunian yang terintegrasi dengan transportasi masal dan berbagai sarananya yang popular disebut transit oriented development (TOD) merupakan salah satu kriteria sunrise property itu.

Konsep TOD ini, katanya, terus didorong oleh pemerintah khususnya di  kawasan-kawasan perkotaan yang sudah padat. Hal ini untuk mendorong masyarakat memusatkan aktivitas sehari-harinya di sekitar area stasiun transit. Bila konsep ini berjalan maka akan memberikan efek domino yang luar biasa. Berbagai kegiatan maupun aktivitas terpusat di satu kawasan TOD.

Dengan penerapan konsep TOD  tata ruang kota juga menjadi lebih baik karena developer menyediakan fasilitas yang ramah untuk pejalan kaki, pesepeda, dan berbagai kemudahan lainnya untuk para pengguna transportasi public modern.

Rizkan menjelaskan bahwa konsep TOD yang diterapkan di sejumlah proyeknya di Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi, dengan merek LRT City adalah penggabungan area residensial dan komersial di dalam satu kawasan terintegrasi sarana transportasi publik. Dengan penataan dan desain kawasan, masyarakat yang beraktivitas di LRT City akan dimudahkan ke transportasi publik lintas raya terpadu (LRT), kereta komuter, bus Transjakarta, hingga akses ke jalan tol terdekat.

“Maka itu kami sangat confident kalau proyek LRT City yang kami kembangkan dengan konsep TOD ini memenuhi syarat sunrise property,” jelasnya.