HousingEstate, Jakarta - Meskipun pandemic belum usai Sinar Mas Land (SML) tetap komit melakukan proses tutup atap (topping off) Tower Azure, menara pertama di Apartemen Klaska Residence yang terletak di Wonokromo, Surabaya (Jawa Timur). Prosesi topping off ini juga untuk membuktikan komitmen developer terhadap pengembangan proyek apartemen pertamanya di kota pahlawan ini kepada para konsumen. Proyek ini ditargetkan akan mulai diserah-terima unit ke konsumen bulan Mei 2021.

Menurut CEO East Indonesia SML Franky Najoan, penjualan tower pertama apartemen  Klaska Residence ini  telah mencapai 85 persen. “Respon pasar yang positif ini memotivasi kami untuk terus melaksanakan  pembangunan agar bisa segera memenuhi ekspektasi masyarakat,” ujarnya dalam siaran pers yang diterbitkan dari Surabaya Jumat (22/1).

Klaska Residence merupakan proyek apartemen pertama yang dikembangkan oleh SML di atas lahan seluas 1,2 ha setelah sebelumnya sukses mengembangkan sejumlah rumah tapak di Surabaya. Klaska  Residence yang rencananya akan dibangun tiga tower ini dikonsep sebagai hunian bergaya resort.

Tower Azure dibangun setinggi 36 lantai plus satu lantai basemen dan lima lantai parkir. Unit yang ditawarkan mulai tipe studio hingga dua kamar tidur  harga mulai Rp500 juta hingga Rp1 miliar. Konsumen yang beli apartemen ini dijanjikan akan mendapatkan bonus smart system di setiap unitnya.

Konsep resort di apartemen ini antara lain diaplikasikan dengan menghadirkan sejumlah fasilitas, seperti kolam renang, pusat kebugaran, area bermain anak, hanging garden yang luas, dan sebagainya.

Sementara untuk tapak di Surabaya, SML masih memasarkannya di Wisata Bukit Mas di Lidah Wetan, Lakarsantri. Di perumahan ini sekarang sedang dipasarkan rumah di Klaster Paddington. Klaster terbaru ini diklaim developernya sebagai produk inovatif  karena mengusug kebiasaan dan adaptasi baru (new normal) dengan adanya UV sterilizer di area penerimaan serta sanitation area sebelum masuk ke bagian dalam rumah. Hal ini untuk merespon desain rumah yang lebih tanggap terhadap pandemi.