HousingEstate, Jakarta - Perumahan Harvest City di Jl Raya Cileungsi-Jonggol yang karena saking luasnya (1,350 ha) sebagian area pengembangannya masuk Kabupaten Bogor dan sebagian masuk Kabupaten Bekasi memberi alternatif hunian mereka yang ingin tinggal di sisi timur Jakarta. Dari Kota Wisata di Jl Trans Yogi kurang lebih 15-20 menit, tapi harga rumahnya masih banyak yang di bawah Rp500 juta. Salah satunya di klaster baru Sakura Indika. Harga rumahnya mulai Rp400 jutaan untuk tipe 27/66. Sedangkan  tipe di atasnya, yaitu tipe 37/72 dijual Rp500 jutaan. Di klaster ini ada 300 unit rumah yang dipasarkan.

Rumah mungil tersebut cocok sebagai rumah pertama pasangan muda. Sejauh ini peminatnya banyak sekali. “Jumlah rumah yang sudah terbangun mencapai 10.000 unit dan  7.000 unit diantaranya telah dihuni. Jika satu unit dihuni oleh satu keluarga, dan setiap keluarga rata-rata empat jiwa, maka Harvest City sudah dihuni 28 ribu jiwa. “Sebagian besar warga beraktifitas di Jakarta, menyusul Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi. Makanya kami siapkan shuttle bus JR Connexxion trayek Harvest City menuju Mangga Dua dan Blok M,” ujar Rymond Santoso, GM Marketing & Sales Harvest City.

Klaster Sakura Indica mengusung teknologi smart  cluster yang dilengkapi access card, public wifi sehingga di seluruh kawasan klaster dapat mengakses internet  seperti di taman, CCTV lingkungan,  smart clock, CCTV di setiap unit, dll. “Klaster Sakura Indica adalah klaster pertama yang memakai smart cluster. Namun harga rumahnya tetap terjangkau,” tambah Rymond.

Di dalam perumahan telah tersedia beragam fasilitas. Untuk sarana pendidikan misalnya, sudah ada Sekolah Ibnu Sina dan Santo Yoseph, wahana wisata air Water Joy, beberapa komplek ruko, minimarket, Narma Supermarket,  resto cpat saji KFC, dll.  Untuk jenjang setara perguruan tinggi, sedang dibangun kampus LP3I. Sambil menunggu pembangunan kampus rampung, untuk sementara kegiatan perkuliahan diselenggarakan di ruko.

Kemudian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di boulevard utama dijadwalkan akan beropersi mulai April 2021. Supermarket bahan bangunan BJ Home, kemudian  Rumah Makan Sarimande (2.000 m2)  yang menerapkan sistem drive thrue untuk menekan penyebaran virus Covid-19, Klinik dan Apotik Royal  juga akan segera melebarkan sayap usahanya di Harvest City. “Masih ada beberapa investor yang akan mengembangkan usahanya di perumahan kami. Sekarang masih dalam tahap negosiasi harga,”  lanjut Rymond.

Menurut Rymond, ke depan animo konsumen membeli atau bertempat tinggal di Harvest City akan semakin tinggi. Selain dikembangkan oleh tiga developer papan atas (Suryamas Dutamakmur, Duta Putra Group, dan Kenatanix Supra International) dan harga rumah terjangkau, pertimbangan konsumen membeli di Harvest City karena dikembangkan di lahan skala kota mandiri sehingga ke depan fasilitasnya akan semakin lengkap.

Kemudian  dari sisi investasi prospeknya cukup baik apalagi dalam waktu yang tidak lama lagi akan beroperasi tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 ruas Cimanggis- Cibitung (Cimaci). Dari lokasi perumahan menuju gerbang tol JORR 2 di Jl Raya Narogong hanya berjarak sekitar 2 km. Jika jalan bebas hambatan ini beroperasi, perumahan ini akan makin mudah diakses baik dari Bekasi maupun Jakarta Selatan termasuk dari dan menuju bandara Soekarno- Hatta. “Sesi I Cimanggis- Jatikarya sudah beroperasi mulai November tahun lalu,” tutur Rymond.