HousingEstate, Jakarta - Meski pandemic belum berakhir tapi GNA Group sudah menyiapkan tiga proyek perumahan baru di tahun kerbau logam ini. Gregorius GunHo, Dirut GNA Group, mengungkapkan tentang rencana ekspansi bisnisnya itu saat housingestate berkunjung ke kantornya di kawasan Serpong, Tangerang, Banten, belum lama ini.

Ketiga proyek anyar tersebut baru dijelaskan lokasinya, yaitu di Parung Panjang (Bogor), Cikeas (Bogor), dan di Karawang Barat (Karawang), tapi  belum dijelaskan nama-namanya. “Dari ketiga proyek yang akan kami buka, di Karawang yang paling luas. Bahkan terluas di antara proyek-proyek GNA yang lain,” katanya.

Sejauh ini GNA sudah mengembangkan lebih dari 12 proyek perumahan; Bintaro Mansion, Bintaro Park 1 dan 2  (Pondok Aren-Tangsel), Golden  Park (Serpong Utara-Tangsel), Ciredeu Park 1 dan 2 (Ciputat-Tangsel), Golden Park 2 dan 3 (Cisauk-Tangerang) dan Golden Stone – (Legok-Tangerang), Golden Estesia (Pondok Petir-Depok), Golden Hills (Gunung Sindur-Bogor), dan Golden City (Lemahabang-Bekasi). Dari jumlah itu yang masih dipasarkan tinggal Golden Park 2 dan 3, Golden Stone, Golden Hills, Golden Estesia dan Golden City. Harga rumah bervariasi mulai dari Rp300 jutaan hingga Rp2 miliaran.

Keunggulan proyek GNA, pertama, lokasinya. Sebagian besar berada di dekat proyek-proyek kota baru. Contoh Bintaro Mansion, serta Bintaro Park 1 dan 2 dekat dengan Bintaro Jaya. Lalu Golden Park 1, 2 dan 3 dekat BSD City, Golden Stone dekat Gading Serpong dan Golden City dekat Kota Harapan Indah.  Kedua, desain rumahnya. Fasadnya bergaya modern, kemudian layout ruang dan jumlah kamar sesuai kebutuhan keluarga milenial kebanyakan. Ketiga, harga rumahnya selalu di bawah harga rumah-rumah di proyek kota baru di dekatnya. Rumah tipe yang nyaris sama dengan spesifikasi bangunan yang kurang lebih setara bisa lebih  20-30 persen.