HousingEstate, Jakarta - Pada akhir 2020 lalu PT Kereta Api Indonesia (KAI/Persero) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD) Tbk bersepakat menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) tentang pembangunan, penyerahan, pengoperasian, perawatan, dan pengusahaan stasiun baru di KM 36+700 sampai dengan KM 37+200 yang terletak di antara stasiun Cicayur-Parung Panjang lintas Tanah Abang-Merak di Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten.

Penandatanganan PKS Stasiun Jatake itu dilakukan oleh Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Usaha KAI Jeffrie N. Korompis dan Kuasa Direksi BSD Siswanto Adisaputro. PKS ini dimaksudkan sebagai tindak lanjut perjanjian rencana pembangunan dan sebagai pedoman pelaksanaan proyek untuk kedua belah pihak.

Proyek stasiun Jatake ini dibangun di atas lahan seluas 2.806 m2 yang akan terdiri dari tiga lantai. Stasiun akan dilengkapi  fasilitas pendukung  kenyamanan pelayanan sesuai standar ditambah fasilitas eskalator, lift, area komersial, parkir sepeda motor, mobil, serta fasilitas integrasi moda lanjutan.

Pembangunan stasiun Jatake  ini akan dilakukan bersamaan dengan pembangunan kawasan pemukiman oleh BSD di kawasan ini. Konstruksi pembangunan stasiun  akan dimulai bulan Maret 2021 dengan target penyelesaian 1,5 tahun.

Direktur Lalu Lintas dan Angkuran Kereta Api Kementerian Perhubungan Danto Restyawan mengatakan, mobilitas masyarakat perlu diimbangi dengan prasarana dan sarana yang memadai dan karena itu pihaknya sangat menyambut baik kesepakatan dan kerja sama yang akan menghadirkan stasiun baru ini.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada KAI dan BSD yang menginisiasi pembangunan stasiun Jatake ini. Hal ini tentu bisa menjadi role model untuk kontribusi investasi badan perusahaan dan kerja sama seluruh stakeholder dalam rangka mewujudkan pembangunan bersama di sektor perkeretaapian,” ujarnya seperti dikutip dari laman resmi KAI, Senin (8/3).

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menambahkan, kolaborasi BUMN dan swasta ini untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Tangerang yang hendak beraktivitas ke  Jakarta menggunakan transportasi KRL yang murah, cepat, aman, dan nyaman.

“Kerja sama ini merupakan wujud keterlibatan aktif sektor swasta dan BUMN dalam pembangunan infrstruktur untuk melayani masyarakat tanpa membebani APBN. Semoga kerja sama ini bisa menjadi pilot project swasta dan BUMN dalam membangun perekonomian nasional,” katanya.

Ke depan, KAI juga akan terus mendorong pengembangan stasiun khususnya yang terintegrasi dengan moda-moda yang lain sehingga menjadi pengembangan kawasan yang modern di berbagai wilayah. Hal ini juga untuk mewujudkan visi KAI yaitu menjadi ekosistem transportasi terbaik untuk Indonesia.