HousingEstate, Jakarta - Pandemi Covid-19  membuat keluarga banyak menghabiskan waktu di rumah. Akhirnya pembagian pekerjaan di rumah juga menjadi lebih fleksibel antara ibu, ayah, dan anak-anak. Penelitian gabungan dari University of Utah, Bali State University, dan University of Texas tahun 2020, ada peningkatan peran suami hingga 42 persen  ikut melakukan berbagai aktivitas rumah tangga selain mencari nafkah.

Berbagai aktivitas new normal akibat pandemi ini akhirnya menginspirasi pabrikan  elektronik rumah tangga (home appliances)  mengeluarkan produk yang tepat  dengan operasional yang mudah, namun tetap fungsional. Salah satunya Samsung Electronics Indonesia. “Kami mengeluarkan produk baru yaitu mesin cuci Samsung Smart EcoBubble Washer dengan panel yang simpel dan mudah dioperasikan sekaligus menggunakan artificial intelligent (AI) untuk pencucian yang intuitif. Tidak perlu lagi bingung memilih mode dan lama pencucian, AI Pattern akan memberikan rekomendasi yang dipersonalisasi sesuai kebiasaan pengguna untuk menghasilkan pencucian yang bersih dan hemat biaya,” ujar Hendy Wijaya, Senior Product Manager Home Appliances Samsung Electronics Indonesia.

Mesin cuci Samsung Smart EcoBubble Washer ini bisa mencampur air dan deterjen menjadi busa mikro sehingga bisa lebih cepat menembus serat kain untuk membersihkan kotoran dengan mudah dan cepat. Konsep EcoBubble dirancang untuk tetap efektif walaupun pencucian dilakukan dalam air dingin sehingga tidak perlu lagi menggunakan air panas untuk hasil cuci lebih bersih. Ini juga membuat mesin ini menjadi lebih hemat energi sekaligus menjamin warna pakaian tidak cepat rusak.

Produk ini dirancang bisa dioperasikan oleh seluruh anggota keluarga. Panel utama mesin cucinya hanya menampilkan tombol utama dan sejumlah informasi yang relevan misalnya status pencucian atau notifikasi error. AI Pattern akan mempelajari siklus dan pengaturan yang pernah dipilih, setelah 25 kali penggunaan otomatis akan memprioritaskan untuk cepat diakses di panel kontrol sehingga pengguna cukup menekan tombol start dan tak perlu lagi repot mengatur setting yang lain.

Mesin cuci Samsung Smart EcoBubble Washer ini juga bisa dioperasikan melalui aplikasi SmartThings di smartphone sehingga saat pengguna jauh dari mesin cuci masih tetap bisa memonitor dan mengontrol pencucian sambil mengerjakan hal lain. SmartThings juga menyajikan fitur Laundry Recipe yaitu rekomendasi pencucian yang paling sesuai dengan jenis pakaian yang dicuci.

Ada juga fitur Laundry Planner untuk memulai dan mengakhiri pencucian kapanpun diinginkan sehingga cucian tidak akan berbau maupun kusut karena ditinggal terlalu lama. Fitur ini sangat cocok bila kita tiba-tiba harus keluar rumah dan tidak tahu pasti jam berapa akan pulang sehingga bisa menghemat waktu, air, dan mencegah tagihan listrik membengkak.

Saat kita tengah sibuk-sibuknya, bisa digunakan fitur Quickdive yang akan mengurangi waktu pencucian hingga 50 persen dan menghemat listrik hingga 20 persen. Ini dimungkinkan karena teknologi Digital Inverter yang menggunakan magnet kuat untuk kinerja mesin yang lebih senyap namun lebih bertenaga dengan menggunakan lebih sedikit energi. Ada juga empat sensor untuk mendeteksi berat pakaian, tingkat kekotoran, mengoptimalkan jumlah air, deterjen, dan waktu pembilasan.

Produk lain pendamping mesin cuci ini adalah Samsung Dryer yang akan memudahkan pengguna untuk mengeringkan pakaian dalam segala cuaca. Saat cuaca hujan umumnya cucian tidak kering sempurna sehingga apek saat dipakai. Di sisi lain, menjemur di terpaan langsung cahaya matahari terik bisa memudarkan warna pakaian sehingga produk dryer lebih cocok untuk daerah perkotaan.

“Kita dipaksa harus melakukan berbagai hal sekaligus atau multitasking sehingga diperlukan berbagai perangkat untuk menunjang lifestyle kita. Dengan produk Samsung Smart EcoBubble Washer ditambah Samsung Dryer ini akan memudahkan kita untuk urusan cucian. Produk ini tersedia dalam kapasitas 7-11 kg seharga mulai Rp6 jutaan sementara Samsung Dryer kapasitas 8-21 kg seharga Rp9 jutaan,” kata Hendy.