HousingEstate, Jakarta - Kamis 29 April 2021 PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk. menggelar akad KPR massal di Tabanan, Denpasar, Bali, sebagai salah satu momentum untuk mendukung pemulihan ekonomi Bali.

Wakil Direktur Utama Bank BTN, Nixon LP Napitupulu, mengatakan akad massal KPR ini merupakan kelanjutan akad massal serupa yang sudah dilakukan di beberapa tempat di wilayah Jakarta dan akan terus dilakukan Bank BTN di wilayah-wilayah lain.

Menurutnya, akad KPR massal yang digelar BTN selama bulan April 2021 sebanyak 15.500 debitur denga nilai kredit sekitar Rp2,5 triliun di seluruh Indonesia yang puncak acaranya diselenggarakan  di Tabanan Bali ini.

Hingga Maret 2021 total KPR Subsidi yang disalurkan Bank BTN  tumbuh 9,04% yoy menjadi Rp122,96 triliun. Sedangkan KPR Non Subsidi tumbuh 0,2% yoy menjadi Rp80,15 triliun. Jadi total pertumbuhan kredit perumahan subsidi dan non subsidi  tumbuh 3,23% yoy menjadi Rp236,57 triliun.

Kompor induksi

Hal menarik pada akad massal KPR ini adalah sudah mulai digunakannya kompor induksi di tiap-tiap unit rumah yang KPRnya dibiayai oleh Bank BTN. “Perseroan serius mendukung kemandirian energi nasional melalui Gerakan 1 Juta Kompor Induksi yang diinisiasi oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN),” katanya.

Sebelumnya, penggunaan kompor induksi telah dilakukan Bank BTN di perumahan subsidi di kawasan Tangerang. Lebih dari 3.000 hunian subsidi menggunakan kompor induksi.

Beberapa pengembang KPR non subsidi juga telah menyatakan dukungan penggunaan kompor induksi seperti proyek TOD milik PT Adhi Commuter Properti, PT Agung Podomoro Land Tbk., PT Adhi Persada Properti, Perum Perumnas, dan PT Wijaya Karya Realty.