HousingEstate, Jakarta - Pada awal pandemi covid-19 PT Jaya Real Property, Tbk.  memasarkan empat proyek apartemen ready stock (siap huni), yaitu Bintaro Plaza Residences, Emerald Bintaro, The Accent, ketiganya berlokasi di Bintaro Jaya, dan satu proyek lagi Silk Town di Graha Raya, juga masuk wilayah Tangerang Selatan, Provinsi Banten.

Jumlah apartemen ready stock yang masih dipasarkan di keempat proyek tersebut pada awal Maret 2021 sebanyak 600-an unit. Sesuai price list di Emerald Bintaro tipe studio Rp300 jutaan per unit. Kemudian Silk Town dan Bintaro Plaza Residences Rp400 jutaan, serta The Accent sudah di atas Rp1 miliar karena unit terkecilnya tipe 1 BR sudah sold out. Yang masih dipasarkan tipe 2 BR dan 3 BR, itu pun jumlahnya sudah tinggal sedikit.

Harga tersebut di atas setelah ada insentif pemembasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari pemerintah  turun lebih rendah lagi. Contoh di Emerald Bintaro, tipe studio di price list termurah Rp328 juta. Ada diskon empat persen sehingga menjadi Rp315 juta, kemudian free PPN turun lagi menjadi 286,5 juta. Di Bintaro Plaza Residences dan Silk Town potongannya lebih besar lagi karena ada promo seluruh unit didiskon 15 persen dan free PPN. Harga unit di Bintaro Plaza Residences mulai Rp405 juta.

“Dampak insentif pemotongan PPN luar biasa. Sejak Maret 2021 sekitar 70 persen penjualan kami memanfaatkan free PPN. Jadi mayoritas konsumen beli tunai keras atau KPR dengan DP diangsur pendek,” kata Arum Prasasti, GM Highrise PT Jaya Real Property, Tbk.

Menurutnya, sekarang stok unit di Bintaro Plaza Residences dan Emerald Bintaro sudah hampir habis. Karenanya manajemen memutuskan untuk launching tower baru Emerald Bintaro di bulan Juni 2021  dan Bintaro Plaza Residences di bulan September 2021. Selain harga dan lokasinya di Bintaro Jaya yang sudah lengkap fasilitasnya, kedua apartemen ini laris karena dekat dengan stasiun, dan kompetitornya juga sangat sedikit. Emerald Bintaro hanya sekitar 2 km dari stasiun Sudimara, bahkan Bintaro Plaza Residences akan terkoneksi dengan stasiun Pondokranji lewat jembatan baru di atas tol Ulujami-Serpong yang saat ini dalam tahap pembangunan.

Jadi dalam dua bulan atau sejak ada insentif PPN, developer ini sudah menjual apartemen 300-an unit. Sekitar 300 unit yang masih dipasarkan sekarang stok terbanyak ada di Silk Town. Kenapa? Karena pesaingnya bejibun. Posisinya dekat Alam Sutera yang notabene sekarang ada belasan apartemen yang dipasarkan.  Lokasi apartemen-apartemen di Alam Sutera juga lebih dekat ke pintu tol Jakarta-Merak, dan beberapa diantarnya harganya sebelas dua belas  dengan Sik Town dengan cara bayar yang panjang. Bahkan ada yang bisa dicicil bertahap 100 bulan.