HousingEstate, Jakarta - Smart home atau rumah pintar perlahan-lahan akan menjadi tren di tengah masyarakat urban. Semakin banyak developer menawarkan dengan derajat kecanggihan dan kelengkapan fitur bervariasi. Makin lengkap makin besar biayanya.  Semula konsep ini ditawarkan sebatas  kebutuhan lifestyle.  Kini menjadi kian penting dan menjadi kebutuhan mengingat sebagian besar keluarga urban beraktifitas di luar rumah.  Mereka seharian bekerja, pergi pagi pulang malam.

Dengan piranti smart home kondisi rumah dapat diketahui dari jarak jauh melalui gawai canggih atau smart phone. Mereka bisa mengawasi situasi di dalam dan luar rumah, menghidupkan atau mematikan lampu (smart lighting), AC, dan elektronik rumah tangga lainnya. “Saat masih dalam perjalanan pulang dari kantor orang bisa menghidupkan AC di kamar sehingga sampai rumah kondisinya lebih nyaman.” ujar Wulang Nur Widiatmoko, General Manager Savasa. Savasa adalah perumahan yang dikembangkan dengan konsep smart home di Kota Deltamas Bekasi, Jawa Barat. Pengembangnya Panasonic Home bersama Sinar Mas Land, developer sejumlah township di Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek) dan beberapa kota lainnya.

Dulu smart home diterapkan sebatas di rumah menengah atas. Kini piranti ini mulai banyak diterapkan di rumah yang lebih terjangkau  harganya. BSD City Serpong, Savasa, Grand Wisata Bekasi, Summarecon Serpong adalah beberapa contoh perumahan yang melansir hunian seperti itu. Derajat kecanggihan dan kelengkapan fiturnya bervariasi mengikuti harga jual rumah. Fitur yang ditawarkan mencakup smart lighting, smart security, dan smart energy.  Itu kebutuhan standar untuk dapat menjalankan fungsi-fungsi tadi: menghidup-matikan lampu, elektronik, dan memonitor situasi rumah. Sejalan dengan kebutuhan dan perkembangan teknologi fitur yang ditawarkan makin komplit. Sekarang rumah juga ditambahkan smart door lock yang dibuka dengan finger print.

Smart home Savasa tergolong paling canggih menggunakan Panasonic Home Network System. Selain CCTV, smart lighting dan smart energy Savasa dilengkapi  Puretech.Puretech berfungsi untuk menyaring dbu, kotoran, radikal bebas, dan partikel kecil lain sehingga udara di dalam rumah menjadi lebih sehat. CCTV di pintu masuk sekaligus berfungsi untuk intercom sehingga penghuni di dapat melihat dan berkomunikasi dengan orang di luar.  Misalnya tamu, ojek, atau pengantar makanan (go food).  Ada juga Energy Recovery Ventilation (ERV) buatan Panasonic yang  mencakup sensor suhu, karbondioksida, dan tingkat kelembapan. ERV juga menstabilkan suhu ruangan sehingga beban kerja air conditioned (AC)  menjadi lebih ringan. Tingkat energy saving-nya diklaim hingga 40%.

Di BSD City aplikasi smart home lebih luas dan massal. Hunian kaum milenial yang dilansir menjelang akhir 2019 hingga sekarang semuanya dilengkapi fitur rumah pintar. Harga rumahnya berkisar Rp800 jutaan – Rp1,5 miliaran. Fitur yang disematkan pada masing-masing rumah sama, yaitu dua CCTV, smart lighting, dan smart doorlock. Fitur yang terakhir itu membuat rumah lebih aman. Orang tidak bisa masuk sembarangan. Untuk membuka pintu harus menggunakan kartu, finger print, atau password. Bukan lagi menggunakan anak kunci biasa. Fitur smart home ini oleh Sinar Mas Land (SML), pengembangnya, dipadukan dengan konsep simplicity, kompak, dan  aplikasi smart furniture yang disukai kaum milenial.

Konsep ini juga diterapkan di Grand Wisata (1.100 ha), proyek SML di Bekasi.  Sudah ada dua klaster smart home dan sebentar lagi menyusul klaster ketiga O8. Fiturnya mencakup smart lighting, CCTV, dan smart doorlock.  Hunian smart home di Summarecon Serpong di klaster Agnesi.  Klaster kelima di kawasan Symphonia itu terdiri tiga tipe, 60/52, 69/72, 77/72. Konsep ini sebelumnya sudah dikembangkan  di klaster Verdi  dan Vivaldi. Selain smart lighting, CCTV, dan smart doorlock setiap rumah dilengkapi sel surya sebagai sumber energi alternative.

Beberapa apartemen menengah juga menerapkan fitur home cukup canggih. Tokyo Residence yang dikembangkan Agung Sedayu Group di PIK 2 Tangerang, membekali huniannya dengan fitur cukup lengkap. Selain yang standar tadi unitnya dilengkapi deteksi pintu dan jendela di kamar anak, deteksi bukaan lemari, pembuka tirai otomatis, password bagi tamu yang akan masuk, dan tersedia intercom untuk berkomunikasi dengan tamu apabila penghuninya sedang pergi.