HousingEstate, Jakarta - Konsep rumah sehat kini menjadi kebutuhan penting di perkotaan. Lingkungan permukiman yang cukup padat, kaveling kecil, dan dinding rumah menempel satu dengan lainnya harus dapat dicarikan solusi agar rumah menjadi nyaman dan sehat.  Konsep rumah sehat itu kian penting palagi di saat pandemi Covid-19 saat ini.

Rumah sehat tidak harus berukuran besar. Dengan rancangan bagus rumah mungil seluas 48 m2 atau 30 m2 dapat dijadikan hunian sehat. Ini dapat dilihat di  Tanjung Bunga, township yang dikembangkan PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk di Makassar, Sulawesi Selatan. Rumahnya di klaster Rosemary di kawasan Green River Park. Desain rumahnya simpel modern  dirancang cukup inovatif.  Tidak seperti rumah pada umumnya, rumah mungil dibangun tanpa dinding belakang.

Menurut M Harrys H, Head Sales & Marketing PT GMTD Tbk, konsep rumah sehat  ini yang pertama diterapkan di Makassar. Rancangan seperti itu membuat ruang rumah  menyatu dengan taman belakang dan  terkesan lebih lapang. Di dalam rumah juga lebih nyaman karena sirkulasi udaranya optimal. Apalagi plafonnya cukup tinggi 4 meter. Di siang hari yang cukup terik pun di dalam rumah tidak panas.

Untuk mencegah tampias di atas dinding terbuka itu dibuatkan kanopi beton cukup lebar. Kemudian di atas taman belakang yang terbuka dipasang teralis besi dan kawat nyamuk. “Jadi, biar dindingnya terbuka rumah tetap aman dan nyamuk tidak masuk,” terang Harrys.

Kompak

Seperti hunian mugil pada umumnya tata ruang dan interiornya kompak dan terbuka. Fungsi-fungsi ruang menyatu tanpa sekat.  Area dekat taman dimanfaatkan untuk ruang makan dan kitchen. Area tersebut masih cukup leluasa dengan meja makan bulat sedang dan empat kursinya.  Ruang tamu diisi sofa dua dan satu dudukan. Pesawat TV dipasang di dinding yang juga dimanfaatkan sebagai tempat pajangan asesoris berupa foto-foto pemandangan dalam pigura ukuran 25×30 Cm. Di bawah TV ditempatkan kabinet untuk penyimpanan tempat pernak-pernik lainnya. Di area makan terdapat dua ambalan kecil untuk menaruh lukisan yang hanya disandarkan ke dinding.

Pewarnaannya mengombinasikan warna-warna calm, seperti krem, pink muda, dipadu grey dan kuning pada sofa, serta coklat di area makan. Eksteriornya perpaduan warna natural putih dan abu-abu muda seperti tampak pada kanopi, tiang, dan kusen.

Dua kamar tidur ukurannya cukup memadahi.  Kamar utama berukuran 3,5×2,6, sedangkan kamar anak 3,1×2,8 m.  Di dalam kamar yang bukannya cukup lebar dan benderang diisi meja kecil dan lemari pakaian. Pewarnaannya pengulangan dari yang ada di ruang keluarga.