HousingEstate, Jakarta - Proyek jalan tol merupakan salah satu infrastruktur yang terus didorong pembangunannya oleh pemerintah dan merupakan bagian dari proyek strategis nasional (PSN). Dalam beberapa kesempatan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono kerap mengatakan ada 64 proyek jalan tol yang merupakan bagian kategori PSN dan pada tahun ini akan ada 19 ruas tol baru yang beroperasi.

Menurut Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja, hingga bulan April 2021 total panjang ruas jalan tol yang beroperasi mencapai 2.391 km yang terbagi ke dalam 62 ruas dan dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

“Jalan tol ini merupakan akumulasi dari ruas jalan tol yang tuntas dan dioperasikan pada periode 1978-2014 sepanjang 795 km dilanjutkan periode 2015-2019 (1.298 km), kemudian ditambah 246 km tahun 2020 dan 54,69 km dari Januari hingga April 2021,” ujarnya seperti dikutip dari laman resmi Kementerian PUPR, Jumat (25/6).

Pada Januari hingga April 2021 ada tujuh jalan tol baru yang dioperasikan sepanjang 54,69 km. Perinciannya, tol Banda Aceh-Sigli Seksi 3 (16 km), Medan-Binjai Seksi 1A (4,22 km), Bekasi-Cawang-Kampung Melayu  Seksi 1A (2,69 km), Serpong-Cinere Seksi 1 (6,5 km), Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran (14,2 km), Kayu Agung-Palembang-Betung Seksi 1 tahap 1B (8,23 km), dan Bogor Ring Road Seksi 3A (2,85 km).

Sisanya masih ada 14 ruas jalan tol sepanjang 373 km yang ditargetkan tuntas hingga akhir tahun ini terdiri dari ruas tol  Trans Sumatera sepanjang 172,9 km meliputi ruas tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat Seksi Kuala Tanjung-Pematang Siantar (96,5 km), Sigli-Banda Aceh Seksi 2,5, dan 6 (18,8 km), Padang-Pekanbaru ruas Pekanbaru-Bangkinang (40 km), dan Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu ruas Bengkulu-Taba Penanjung (17,6 km).

Ruas jalan tol lainnya yang akan selesai pada akhir tahun ini yaitu ruas-ruas tol di wilayah Jabodetabek sepanjang 77,47 km. Ruasnya antara lain tol Cibitung-Cilincing Seksi 1-4 (34,77 km), Cimanggis-Cibitung Seksi 2 Jatikarya-Cibitung (23 km), Bekasi-Cawang-Kampung Melayu Seksi 2A (4,9 km), enam ruas tol Jakarta Seksi A Kelapa Gading-Pulo Gebang (9,3 km), dan Serpong-Balaraja Seksi 1A (5,5 km).

“Selain itu masih ada lima ruas jalan tol non trans sepanjang 122,7 km yaitu tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan Seksi 1, 2, 3, dan 6 (38,5 km), Ciawi-Sukabumi Seksi 2 (11,9 km), Serang-Panimbang Seksi 1 (26,5 km), Balikpapan-Samarinda Seksi 1 dan 5 (33,1 km), dan Manado-Bitung Seksi 2BB Danowudu-Bitung (12,7 km),” imbuh Endra. Yudis