HousingEstate, Jakarta - Perusahaan riset dan manajemen properti Savills Indonesia menyebut, berbagai kendala di bisnis properti tidak mengurangi potensi sektor ini terus berkembang dengan adanya proyek infrastruktur baru. Properti di wilayah Jabodetabek diproyeksikan tumbuh 30 persen secara progresif dan akan terus  naik seiring perkembangan infrastruktur di kawasan.

Hal inilah antara lain yang mendorong PT Adhi Commuter Properti (ADCP) terus menggarap proyek properti di lintasan sarana transportasi publik LRT yang dikembangkan perusahaan induk PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Saat ini ADCP tengah mengembangkan 12 proyek transit oriented development (TOD) di Jabodetabek dengan brand LRT City. Total lahan yang dikembangkan mencapai 140 ha.

Salah satu proyek LRT City yang kian digemari masyarakat yaitu LRT City Bekasi-Green Avenue di Jalan HM Joyo Martono, Bekasi Timur, Jawa Barat. Apartemen ini terintegrasi dengan Stasiun LRT Jatimulya (0 Km) di samping dekat dengan exit tol Bekasi Timur Km 16 di ruas tol Jakarta-Cikampek. Jadi para penghuninya kelak bisa naik LRT atau kalau pun naik mobil pribadi juga mudah, keluar dari gedung parkir beberapa ratus meter kemudian langsung masuk tol.

Menurut Project Director LRT City Bekasi-Green Avenue Setya Aji Pramana, proyek LRT City yang dipasarkannya juga terintegrasi dengan moda transportasi Transjakarta sehingga akan memudahkan penghuni ke berbagai kawasan Jabodetabek dengan aman, mudah, dan cepat.

“Presiden Jokowi dalam berbagai kesempatan telah menyampaikan LRT Jabodetabek telah mencapai progres 84,7 persen dan targetnya bulan April tahun depan akan melakukan uji coba untuk operasional penuh pada bulan Juni 2022. Bulan Agustus nanti juga akan ada pengangkatan kereta di Stasiun LRT Jatimulya dan itu berpengaruh langsung terhadap prospek kawasan proyek LRT City Bekasi-Green Avenue,” ujarnya dalam siaran pers yang diterbitkan, Senin (28/6).

Stasiun LRT Jatimulya akan menjadi titik keberangkatan dan stasiun pertama dari depo untuk rute Bekasi-Cawang. Dari apartemen LRT City Bekasi-Green Avenue ke Stasiun LRT Jatimulya akan ada jembatan penghubung yang memudahkan mobilitas penghuni. “Mayoritas unit kami dibeli oleh kalangan end user dan hal itu menunjukkan masyarakat antusias menggunakan transportasi publik,” katanya.

ADCP juga telah sukses menerbitkan obligasi senilai Rp500 miliar dan dana ini akan dimaksimalkan untuk pengembangan ke-12 proyek TOD maupun ekspansi bisnisnya.