HousingEstate, Jakarta - Salah satu olah raga yang jadi favorit warga, khususnya di perumahan-perumahan adalah bersepeda.  Karena dinilai paling aman dan ada unsur kegembiraannya, sehingga efektif untuk menjaga kesehatan dan menaikkan imunitas. Itulah sebabnya di awal pandemic covid 19 permintaan sepeda mengalami peningkatan yang luar biasa (booming).

Kini, setelah pemerintah menerapkan  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat hingga status Level 4 semua gerai sepeda tutup, termasuk jaringan toko sepeda Rodalink. Menurut Rina Mutia, Marketing Communications Rodalink Indonesia, selama PPKM darurat hingga sekarang pihaknya menutup walk-in  seluruh outlet pemasarannya.

Sebagai pengganti, Rodalink meluncurkan program beli sepeda secara digital. Cara pesannya melalui WhatsApp. Konsumen tinggal memilih toko Rodalink terdekat melalui informasi yang tertulis di situs resmi Rodalink. Setiap toko memiliki sambungan telepon dan nomor WhatsApp (WA) sendiri yang terhubung dengan staf yang akan melayani kebutuhan dan mengurus pengiriman barang agar sampai ke tangan konsumen.

Jaringan toko sepeda Rodalink memiliki 48 outlet yang tersebar di Indonesia, Malaysia dan Singapura. Selain WA konsumen juga bisa berinteraksi secara digital melalui Instagram, Facebook, dan Youtube Rodalink Indonesia. Perusahaan juga  menggandeng e-commerce Tokopedia dan BliBli untuk melakukan penjualan sepeda dan perlengkapannya.

Metode penjualan secara daring dengan layanan antar ke rumah ini mendapat respon yang baik dari masyarakat. Cara ini dinilai sangat efektif dan mudah. Tim sales akan membantu keperluan konsumen mulai dari memotret dan merekam produk hingga berkonsultasi.

Rodalink menawarkan seluruh kebutuhan bersepeda, mulai dari unit sepeda, aksesoris, apparel (pakaian) hingga suku cadang seharga mulai puluhan ribu hingga puluhan juta.

Jenis sepeda yang dijual di Rodalink beragam, mulai dari sepeda anak, lipat, roadbike, MTB dan lainnya dari berbagai merek seperti Polygon, Tern, Marin, Bianchi dan Wimcycle. Harga mulai Rp1 jutaan per unit.

“Sebagai bentuk dukungan kami  mengatasi pandemi, kami juga memberikan diskon kepada masyarakat yang sudah disuntik vaksin dengan potongan langsung 10 persen untuk pembelian parts, apparel, dan aksesori. Caranya mudah, cukup dengan menunjukan sertifikat vaksin melalui pesan WhatsApp maka akan langsung mendapatkan potongan harga,” katanya.