HousingEstate, Jakarta - Pemerintah terus menggenjot proyek infrastruktur, khususnya yang berfungsi untuk meningkatkan konektivitas antar kawasan seperti jalan tol. Salah satu jalan tol yang pembangunannya dikebut agar segera beroperasi 2021 yaitu proyek jalan tol Serpong-Cinere (10,14 km) yang saat ini telah beroperasi sebagian (seksi 1 ruas Serpong-Pamulang sepanjang 6,5 km) dan segera menyusul seksi 2 Pamulang-Cinere (3,64 km).

Menurut Asisten Deputi Infrastruktur Dasar, Perkotaan, dan Sumber Daya Air (IDPSDA) Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Rahman Hidayat, proyek strategis nasional menjadi prioritas pemerintah yang terus dipantau untuk bisa segera dioperasionalkan. “Kami datang langsung untuk melihat progres proyek strategis ini sehingga bisa dipastikan seluruh tahapannya dilakukan sesuai jadwal. Jalan tol Serpong-Cinere seksi 2 ini kalau sudah rampung bisa sangat menunjang konektivitas di wilayah Jabodetabek karena tol ini juga bagian dari JORR II,” ujarnya seperti dikutip dari laman resmi Kemenko Marves, Sabtu (21/8).

Jalan tol  seksi 1 Pamulang-Serpong  telah beroperasi sejak bulan April 2021. Untuk seksi 2 Pamulang-Cinere  ditargetkan progres konstruksinya bisa selesai pada bulan Oktober tahun ini sehingga bisa dioperasionalkan untuk digunakan masyarakat pada awal tahun depan. Nantinya tol ini juga akan saling terhubung dengan ruas tol JORR II Cinere-Jagorawi.

Direktur Utama PT Cinere-Serpong Jaya (CSJ) Ayu Widya menambahkan, pihaknya optimistis akan bisa menyelesaikan konstruksi jalan tol ini sesuai  target yang telah ditetapkan. “Hingga saat ini progres pembebasan lahannya 99,63 persen dan untuk progres pembangunan sudah mencapai 84,7 peersen. Berdasarkan progres ini kami optimistis proyek ini akan selesai bulan Oktober,” katanya.

Bila tol Serpong-Cinere  ruas Pamulang-Cinere ini selesai maka akan tersambung dengan tol Cinere-Jagorawi di ruas Cinere-Limo. Ruas jalan tol ini akan dikelola oleh PT Translingkar Kita Jaya. Bila ruas-ruas jalan tol ini sudah saling tersambung akan memudahkan aksesibilitas masyarakat Jabodetabek.