HousingEstate, Jakarta - Di tengah pandemi Covid-19  PT Ciputra Development, Tbk (Grup Ciputa) selama semester pertama 2021 sudah berhasil membukukan marketing sales  Rp3,5 triliun atau 61 persen dari target yang ditetapkan  Rp5,87 triliun.

Pendapatan terbesar disumbang dari landed house. “Sebesar 85 persen dari penjualan perumahan. Paling bagus rumah harga di bawah Rp1 miliar,” ujar Chandra Ciputra, Dirut PT Ciptra Devrlopment, Tbk.  saat jumpa pers peresmian pembukaan Ciputra Festival 4,0 akhir pekan lalu. Festival ini digelar untuk memeriahkan HUT ke-40 Grup Ciputra yang digelar dalam bentuk pameran virtual yang berlangsung mulai 4 September hingga 31 Desember mendatang. Seluruh top pimpinan Grup Ciputra hadir dalam pembukaan pameran ini.

Menurut Tulus Santoso, Senior Direktut PT Ciputra Development, Tbk, performa penjualan selama semester pertama tahun ini jauh lebih baik dibanding periode yang sama tahun lalu. Faktornya antara lain karena efek  stimulus pemerintah yang menanggung Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 100 persen untuk rumah berharga di bawah Rp2 miliar dan 50 persen untuk rumah berharga Rp2 miliar ke atas. “Selama periode Maret hingga Juni lalu omzet dari konsumen yang memperoleh stimulus PPN ini mencapai Rp1 triliun lebih,” terang Tulus.

Faktor berikutnya adalah efek kerjasama yang baik dengan bank penyalur KPR yang menawarkan suku bunga yang sangat kompetitif sehingga beban yang ditanggung oleh konsumen selama beberapa tahun yang cukup meringankan. Selama  semester pertama tahun ini konsumen yang menggunakan fasilitas KPR mencapai 60 persen.

Untuk beberapa tahun ke depan  Grup Ciputra masih fokus  tetap menyasar konsumen  end user dengan menawarkan rumah berharga di bawah Rp2 miliar per unit.

Ciputra Festival 4,0  bekerjasama dengan 14 bank penyalur KPR yang terdiri Bank BCA, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank CIMB Niaga, Bank Panin, Bank OCBC NISP, Bank Danamon, Bank Permata, Maybank, Bank Nobu, Bank Syariah Indonesia, Bank BTN, Bank BRI dan Bank Mestika.

Selama Festival Virtual Exhibition ini bank-bank penyalur KPR itu akan memberikan kemudahan akses pembiayaan properti melalui  program diskon uang muka mulai 4 persen, bunga KPR 4,40 persen  fixed selama tiga tahun, serta bebas biaya provisi dan administrasi.

Proyek yang dipamerkan selama pameran diikuti oleh seluruh unit usaha yang tersebar di seluruh Indonesia yang terdiri real estate, apartemen, dan perkantoran. “Target Rp2,3 triliun akan tercapai selama periode September hingga Desember mendatang sehingga target tahun ini akan tercapai,” ujar Lalitya Ciputra Sastrawinata, Direktur Grup Ciputra.