HousingEstate, Jakarta - PT Lippo Karawaci, Tbk. kembali sukses memasarkan rumah tapak Cendana Series di Lippo Village, Karawaci, Tangerang, Banten. Klaster terbaru Cendana Parc North yang diluncurkan akhir pekan lalu langsung sold out. Sebanyak 680 unit rumah ludes hanya dalam lima jam,  bahkan konsumen ada yang antri sejak jam 6 pagi.

“Cendana Parc North  dipasarkan mulai Rp676,5 juta dan merupakan klaster kedelapan sejak peluncuran klaster Cendana Series yang pertama tahun 2020 lalu,” ujar John Ready, CEO Lippo Karawaci dalam siaran pers yang diterbitkan Senin (13/9).

Saat pandemi Covid-19, kinerja bisnis Lippo ditopang dari penjualan produk rumah kompak dua lantai baik di Karawaci, Cikarang, maupun Manado. John menyebut, segmen pasar dari kalangan pembeli rumah pertama yang merupakan anak muda terus dimaksimalkan dengan menghadirkan produk yang menyediakan fasilitas lengkap, lokasi strategis, namun dengan harga yang terjangkau sehingga bisa menjadi produk hunian maupun investasi jangka panjang.

Lippo juga telah memulai proses serah terima (hand over) untuk produk Cendana Series yang diluncurkan tahun lalu. Keberhasilan Lippo Group khususnya dengan produk Cendana Series ini juga telah mendukung realisasi pencapaian revisi target pra penjualan (marketing sales) tahun ini yang ditingkatkan 20 persen dari Rp3,5 triliun menjadi Rp4,2 triliun dan saat ini telah tercapai hampir 70 persen.

“Rumah tapak telah menjadi sektor properti yang paling tangguh di tengah situasi pandemi Covid-19. Dengan produk yang tepat dan dukungan pemerintah khususnya untuk insentif PPN dan relaksasi loan to value (LTV). Kami juga akan terus mendoorong produk apartemen khususnya yang telah selesai konstruksinya serta melanjutkan penjualan lahan industri dan properti komersial lainnya untuk meraih target tahun ini,” imbuhnya.

Capaian Lippo Group ini juga sesuai dengan riset dari JLL Indonesia, sebuah perusahaan riset, konsultan, dan manajemen properti global. Menurut Head of Research JLL Indonesia Yunus Karim, rumah tapak telah mendominasi atau mencapai porsi 80 persen dari seluruh penjualan rumah seharga di bawah Rp1,3 miliar yang ditransaksikan sepanjang periode semester pertama 2021.

“Hal ini menunjukkan kalau keterjangkauan tetap menjadi kunci dari performa sektor ini. Makanya strategi maupun fokus yang disasar pengembang Lippo sangat tepat dengan meluncurkan produk rumah tapak di segmen itu dan terbukti mendapatkan sambutan yang baik dari pasar,” bebernya.